Kampanye di Karawang, Prabowo Singgung soal "Ular Berkepala Dua"

Kompas.com - 29/03/2019, 17:55 WIB
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik di hadapan pendukungnya di Jambi, Kamis (14/3/2019). Dalam kunjungan bertajuk Prabowo Menyapa Masyarakat Provinsi Jambi yang dihadiri ribuan pendukung tersebut, Prabowo menyoroti sejumlah persoalan diantaranya soal tarif listrik, sembako dan harga jual hasil perkebunan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/ama. ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWANCalon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik di hadapan pendukungnya di Jambi, Kamis (14/3/2019). Dalam kunjungan bertajuk Prabowo Menyapa Masyarakat Provinsi Jambi yang dihadiri ribuan pendukung tersebut, Prabowo menyoroti sejumlah persoalan diantaranya soal tarif listrik, sembako dan harga jual hasil perkebunan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/ama.

KARAWANG, KOMPAS.com - Saat berkampanye terbuka di Karawang, Jawa Barat, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyinggung "ular berkepala dua" hingga ingin membersihkan Indonesia dari korupsi.

Di hadapan massa kampanye, Prabowo bercerita telah bertemu banyak tokoh, yang beberapa di antaranya berbicara soal Pilpres 2019.

"(Istilahnya) ular berkepala dua. Nanti dia datang ke saya (bilang) Pak Prabowo bagus, nanti ke situ (kubu lain) Prabowo brengsek," kata Prabowo dalam orasinya di Lapangan Galuh Mas, Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/03/2019).

Baca juga: Prabowo Minta KPU Cegah Kecurangan pada Pilpres 2019

Prabowo juga menyebut banyak elite Indonesia yang bersifat demikian. Kebanyakan janji dari mereka, kata Prabowo, sekadar kata-kata. Ia bahkan menyebut banyak politisi Indonsia jika berjanji hanya bertahan lima belas menit.

Bersihkan Indonesia dari korupsi

"Seandainya nanti saya jadi presiden dan nanti saya masih kuat, belum tentu saya masih kuat, saya maunya ya cepat istirahat saja. Tapi saya mau bersihkan negara ini. Saya tidak mau Indonesia dibilang negara paling korup di dunia," katanya.

Prabowo menyinggung soal elite di Jakarta yang kerap membodohi dan mencurangi rakyat. Ia mengaku sudah mengenal gelagat para elite sejak masih kecil, termasuk cara-cara mereka mencuri dari rakyat.

Baca juga: Kampanye di Karawang, Prabowo Baca Puisi Chairil Anwar

 

Ia mengaku muak dengan perilaku elite yang berpangkat dan berpendidikan tinggi, namun kerap bermain watak dan menipu.

"Ada pengusaha, masih muda, lagaknya kaya raya, padahal saya tahu kekayaannya itu dari bohongi rakyat," katanya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Regional
Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Regional
Pensiunan PNS Edarkan Uang Palsu untuk Bayar Utang Pemilihan Bupati Sebesar Rp 1 M

Pensiunan PNS Edarkan Uang Palsu untuk Bayar Utang Pemilihan Bupati Sebesar Rp 1 M

Regional
Dalam 2 Hari, 109 Warga Kota Sorong Positif Corona

Dalam 2 Hari, 109 Warga Kota Sorong Positif Corona

Regional
Bawaslu Jateng Tindak Tegas Paslon Pilkada Pelanggar Protokol Kesehatan

Bawaslu Jateng Tindak Tegas Paslon Pilkada Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Bangka Belitung Nihil Kasus Corona dalam 3 Hari Terakhir

Bangka Belitung Nihil Kasus Corona dalam 3 Hari Terakhir

Regional
Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Tak Ditahan, Polisi: Hanya Wajib Lapor

Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Tak Ditahan, Polisi: Hanya Wajib Lapor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X