Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

23 Tahun Jadi Guru Ngaji, Badrudin Terima Insentif dari Pemprov Jateng

Kompas.com - 27/03/2019, 21:54 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat memberikan bisyaroh (insentif) untuk guru madrasah dan guru ngaji di GOR Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019). Dok Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat memberikan bisyaroh (insentif) untuk guru madrasah dan guru ngaji di GOR Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019).
Editor Latief

PATI, KOMPAS.com - Ali Badruddin (53) tampak terharu. Tidak pernah dalam benaknya bakal menerima perhatian dari pemerintah, terutama terkait dirinya sebagai seorang guru ngaji.

"Tidak menyangka, pemerintah memberi perhatian pada kami. Kami ini siapa sih, cuma guru ngaji. Senang, tapi rasanya gimana gitu," kata Badruddin (53) guru ngaji asal Gabus, Kabupaten Pati, saat menerima bisyaroh ( insentif) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019) di GOR Kabupaten Pati.

Meski terus tersenyum, Badruddin terbata-bata ketika diminta mengungkapkan perasaannya setelah menerima buku tabungan berisi nominal insentif yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Badruddin telah mengajar mengaji selama 23 tahun. Sebagai lulusan Pondok Pesantren Sendang Senori Tuban, Jawa Timur, dirinya dianggap mumpuni dalam penguasaan ilmu agama. Karena itulah, oleh para tetangganya dir diminta mengajar pada 1996.

"Ini memang apresiasi dari pemerintah agar kami bisa profesional membimbing santri. Baru kali ini," ujar Badruddin.

Hal itulah yang membuatnya terharu. Meskipun tercantum dalam daftar guru mengaji di Kemenag dan sempat menerima kabar lewat pesan WhatsApp sehari sebelum acara, Badruddin awalnya tak menghiraukan undangan tersebut. Sampai akhirnya, kawannya menyambangi dan mengajak berangkat.

Badruddin pergi bersama 5000 guru ngaji asal Pati yang menerima insentif sebesar Rp 1,2 juta selama satu tahun. Insentif itu dibagikan per triwulan.

Menurut Badruddin, jika dihitung uang sebesar itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya. Namun, dia sama sekali tidak mempersoalkan hal tersebut. Baginya, ini bukan persoalan cukup atau tidak cukup.

"Secara matematis tidak cukup. Tapi, kok masih mau memikirkan ustadz dan ustadzah, yang selama ini mengajar mengaji itu karena diniatkan, lillahi ta'ala. Lalu, kami diberi bisyaroh, ya alhamdulillah. Diberi sedikit, yang pasti berkah. Kami tidak pernah menjadikan uang sebagai tujuan, tapi berjuang. Semuanya tetap alhamdulillah," ucap Badruddin.

Dukungan pemprov

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang telah mengalokasikan anggaran insentif untuk guru Madrasah Diniyah (Madin), TPQ, guru ngaji dan pengasuh pondok pesantren. Insentif diberikan melalui dana hibah dengan total sekitar Rp 205 miliar.

Hingga saat ini tercatat sudah ada 171.131 orang yang terdaftar menerima insentif tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pemberian dana itu sebagai bentuk dukungan pemprov agar terhadap guru madrasah semakin bermutu dan profesional mendidik generasi masa depan.

"Dulu, waktu masih bersama Gus Yasin kami punya niat, jika kelak terpilih memimpin Jawa Tengah, ayo bantu guru-guru ngaji. Karena perjuangan guru-guru madrasah dalam mendidik anak-anak kita sangat luar biasa. Ini penghormatan kami kepada panjenengan, semoga berkah," kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan, pemberian insentif itu merupakan janji politiknya saat berkampanye bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pada Pilgub 2018 silam. Saat itu dia bertekad membantu guru ngaji yang hanya berpenghasilan Rp 100 ribu per bulan dan ini kali pertama insentif itu diberikan.

"Sudah menitipkan anak-anak sehingga tahu agama, bisa ngaji, mengerti tentang berislam dengan baik dan bisa menyampaikan Islam rahmatan lil alamin, betul-betul bisa diwujudkan. Kami hanya menyampaikan terima kasih. Kami tak bisa memberikan banyak, tapi itu rasa cinta kami kepada mereka, yang kami malu sebenarnya karena terlalu sedikit. Tapi, dengan itu semoga jadi ikhtiar kita untuk memperhatikan mereka," ucap Ganjar.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Regional
Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara 'Soft'

Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Regional
komentar di artikel lainnya