Diperiksa, Kondisi Kejiwaan Dosen UNM Pembunuh Wanita dengan Seat Belt

Kompas.com - 26/03/2019, 11:35 WIB
WJ (pakai masker) tertunduk saat dibawa ke klinik kejiwaan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar oleh penyidik Polres Gowa, Selasa (26/3/2019). KOMPAS.com /HIMAWAN WJ (pakai masker) tertunduk saat dibawa ke klinik kejiwaan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar oleh penyidik Polres Gowa, Selasa (26/3/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - WJ (43), tersangka kasus pembunuhan Sitti Zulaeha Djafar yang juga staf Badan Administrasi dan Umum (BAU) di Universitas Negeri Makassar (UNM), dibawa ke klinik Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diperiksa psikiater.

WJ yang dikawal penyidik Polres Gowa tiba di Rumah Sakit Bhayangkara sekitar pukul 09.00 WITA, Selasa (26/3/2019). Sebelum masuk ke klinik, dia sempat dibawa ke ruangan forensik rumah sakit. Dia lalu masuk ke klinik sekitar pukul 10.00 WITA.

"Pemeriksaan ke psikiater ini untuk mendalami kondisi kejiwaan pelaku sekaligus untuk mengetahui lebih jauh motif pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban," kata Kasat Reskrim Polres Gowa Iptu Muh Rivai.

Baca juga: Kronologi Dosen UNM Bunuh Wanita Rekan Kerjanya dengan Seat Belt

WJ hanya tertunduk ketika dibawa ke klinik kejiwaan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM ini juga didampingi oleh tiga penasihat hukumnya.

Ketua tim penasihat hukum WJ, Muh. Shyafril Hamzah mengungkapkan tetap menghargai usaha penyidik yang membawa kliennya untuk diperiksa tes kejiwaannya.

"Ini bagian dari proses Polres Gowa jadi harus dilewati itu. Ini memang bagian dari proses hukum," kata Shyafril saat diwawancara di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Selasa (26/3/2019).

Sebelumnya, WJ melakukan pembunuhan terhadap Sitti Zulaeha pada Kamis (21/3/2019) malam. Namun, Zulaeha baru ditemukan tewas dengan kondisi tercekik di kursi depan sebelah kiri dalam mobilnya, pada Jumat (22/3/2019).

Baca juga: Dosen UNM Bunuh Wanita dengan Leher Terlilit Seat Belt karena Emosi

Pada tubuh korban Zulaeha yang diketahui merupakan istri kepala dinas di Kabupaten Barru ini, terdapat tanda-tanda kekerasan di wajah hingga polisi menyimpulkan kasus tersebut adalah kasus pembunuhan.

WJ akhirnya diketahui sebagai pembunuh Zulaeha ketika ikut melayat ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Jumat (22/3/2019). Saat itu, polisi curiga dengan gerak-gerik pelaku yang mencurigakan dan tangannya terbalut perban.

Setelah dicocokkan dengan darah yang berada pada pintu mobil korban melalui metode Scientific Crime Investigation (SCI), WJ diketahui sebagai pembunuh Sitti Zulaeha.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Regional
Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Regional
Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X