Dosen UNM Bunuh Wanita dengan Leher Terlilit "Seat Belt" karena Emosi

Kompas.com - 25/03/2019, 20:41 WIB
Aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap mayat wanita di dalam mobil. Jumat (22/3/2019).KOMPAS.com/ABDUL HAQ Aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap mayat wanita di dalam mobil. Jumat (22/3/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Penyidik Polres Gowa hingga kini belum bisa mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oknum dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), WJ (44) warga BTN Sabrina, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa kepada rekan kerjanya, Siti Sulaeha Djafar (40).

Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan yang dikonfirmasi, Senin (25/3/2019) mengatakan, untuk sementara motif pembunuhan dilatarbelakangi emosi tersangka kepada korban yang selalu menekan dan ikut campur dalam urusan pribadi.

Motif pembunuhan itu atas pengakuan tersangka kepada penyidik.

Emosi sesaat yang dilampiaskan pelaku secara tidak terkontrol akibat ketersinggungan tersangka kepada korban,” katanya.


Baca juga: Polisi Tetapkan Dosen UNM Makassar Tersangka Pembunuh Wanita dengan Leher Terlilit Seat Belt

Atas perbuatannya, tegas Tambunan, tersangka dijerat Pasal 338 KUHPidana subsider Pasal 351 (3) KUHPidana tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Tersangka kini telah mendekam di sel Polres Gowa untuk menjalani proses hukum. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka di Bid Dokkes Polda Sulsel,” tuturnya.

Diketahui, korban Siti Sulaeha Djafar merupakan staf Badan Administrasi dan Umum (BAU) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Dia ditemukan tewas dengan kondisi tercekik di kursi depan sebelah kiri dalam mobilnya, Jumat (22/3/2019).

Pada tubuh korban Sulaeha yang diketahui merupakan istri Kepala Cabang Dinas Kehutanan Barru Sukri ini, terdapat tanda-tanda kekerasan di wajah hingga polisi menyimpulkan kasus tersebut adalah kasus pembunuhan.

Aparat kepolisian Polda Sulsel akhirnya berhasil mengungkap pelakunya yang merupakan seorang dosen di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Tersangka WJ yang berprofesi sebagai dosen di UNM ini diamankan karena penyelidikan polisi mengerucut. Tersangka WJ pun dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani interogasi dan pemeriksaan.

WJ diketahui berstatus PNS di UNM sebagai dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahrga.

Selain itu, dia juga menjabat sebagai kepala UPT KKN UNM. Wahyu diketahui juga sudah berkeluarga dan istrinya kini berdiam di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Tersangka WJ dan korban bertetangga di Perumahan Sabrina Regency, Jalan Manggarupi Kelurahan Paccinnongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Kompas TV Kasus pembunuhan seorang pegawai perempuan di salah satu universitas negeri di Makassar, Sulawesi Selatan, terungkap. Pelaku adalah seorang dosen yang merupakan rekan kerja korban. Sebelumnya, korban pertama kali ditemukan tewas dalam keadaan penuh luka di kursi penumpang bagian depan di dalam mobilnya pada Jumat, 22 Maret lalu. Polisi kemudian menyelidiki dan menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada terduga pelaku.Temuan meliputi adanya bercak darah dan sidik jari dari sebuah botol minuman di lokasi kejadian. Pihak penyidik satuan Reskrim Polres Gowa,juga turut memeriksa luka goresan yang ditemukan pada tangan kiri terduga pelaku. #PembunuhanPegawai #Makassar


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X