Perkosa ABG Selama 3 Tahun hingga Keguguran, Petani Ini Ditangkap

Kompas.com - 25/03/2019, 19:21 WIB
Ilustrasi korban perkosaan.Shutterstock Ilustrasi korban perkosaan.

OKU, KOMPAS.com- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menangkap Roni (47) lantaran diketahui telah memperkosa seorang gadis berinisial BG (15) hingga mengalami keguguran.

Kejadian itu terungkap setelah NY (41) yang merupakan ibu korban membuat laporan di Polres OKU usai BG mengaku telah diperkosa oleh pelaku.

Dari laporan tersebut, petugas langsung bergerak dan menangkap tersangka ketika sedang berada di kediamannya di Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Senin (25/3/2019).

Baca juga: Catatan Kriminal KKB di Papua Selama 1 Tahun, Bunuh 26 Orang dan Perkosa Tenaga Medis

Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andrian mengatakan, NY mulanya curiga lantaran putrinya tersebut mengalami kesakitan yang hebat hingga mengeluarkan darah ketika sedang berada di rumah.

Setelah diperiksa, ternyata BG mengalami keguguran.

NY pun akhirnya membujuk korban untuk bercerita. Dia mengaku jika sudah diperkosa oleh Roni sejak 2016 silam.

"Korban takut untuk bercerita kepada orangtuanya karena selalu diancam pelaku. Sehingga saat mengalami keguguran barulah diketahui jika korban sudah hamil," kata Alex dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Alex melanjutkan, aksi itu sering dilakukan pelaku saat kondisi rumah dalam kondisi sepi, saat kedua orangtua BG sedang beraktivitas di kebun pada pagi hari.

Kediaman Roni yang dekat dengan korban membuatnya hampir setiap saat datang kesana.

Di bawah ancaman akan dibunuh, BG akhirnya menuruti keinginan pelaku.

"Pelaku adalah tetangga korban sendiri. Pengakuannya, karena tak dilayani istri lagi sehingga nekat menggauli korban,"ujar Alex.

Atas perbuatannya tersebut, Roni dijerat dengan Pasal 76 huruf E Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 287 KUHPidana dengan ancaman di atas 10 tahun penjara.

 



Terkini Lainnya

Kaca Kereta Bandara Minangkabau Ekspres Pecah Dilempar Orang Tidak Dikenal

Kaca Kereta Bandara Minangkabau Ekspres Pecah Dilempar Orang Tidak Dikenal

Regional
Menikah, Warga Pati Berikan Seserahan Mobil Toyota Fortuner dan Honda Beat

Menikah, Warga Pati Berikan Seserahan Mobil Toyota Fortuner dan Honda Beat

Regional
Ada Masalah di Kantor, Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Dibayangi Ketakutan Dibunuh

Ada Masalah di Kantor, Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Dibayangi Ketakutan Dibunuh

Regional
Rumah dan Tabungan untuk Umrah Terbakar Habis, Kakek Ini Dapat Bantuan

Rumah dan Tabungan untuk Umrah Terbakar Habis, Kakek Ini Dapat Bantuan

Regional
Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Regional
Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Regional
SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

Regional
Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Regional
Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Regional
4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

Regional
Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Regional
Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Regional
Jemaah Ahmadiyah Akan Direlokasi ke Kecamatan Sembalun di Lombok Timur

Jemaah Ahmadiyah Akan Direlokasi ke Kecamatan Sembalun di Lombok Timur

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Regional
Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Regional

Close Ads X