Pesta Sabu Digerebek Polisi, Dua dari Empat Pelaku Coba Kabur Lewat Jendela

Kompas.com - 24/03/2019, 13:27 WIB
Empat pria lompat lewat jendela saat digerebek pesta sabu oleh petugas satuan narkotika Polres pasnagkayu sulawei barat, Sabtu sore kemarin. KOMPAS.comEmpat pria lompat lewat jendela saat digerebek pesta sabu oleh petugas satuan narkotika Polres pasnagkayu sulawei barat, Sabtu sore kemarin.


PASANGKAYU, KOMPAS.com – Empat pria yang tengah pesta sabu-sabu di sebuah rumah warga di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, digerebek petugas tim Satuan Narkotika Polres Pasangkayu, Sulawesi Barat, Sabtu (23/3/2018).

Saat akan disergap petugas, dua dari empat orang yang tengah asik berpesta sabu ini berusaha kabur dengan cara melompat lewat jendela samping.

Namun, usaha keduanya kabur sia-sia karena polisi sudah mengepung lokasi kejadian.

"Tadi waktu digerebek, dia berusaha kabur lewat jendela, tapi anggota kami sudah mengepung lokasi sebeum penggerebekan, jadinya pelaku ditadah di luar jendela," kata Kasat Narkoba Polres Mamuju Utara, AKP Adryan Fredrick Kopong, Minggu (24/3/2019).

Baca juga: Demi Beli Sabu, Dua ABG di Palembang Nekat Menjambret

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti 8 paket sabu kemasan sedang dan 13 paket kemasan kecil siap edar.

Barang haram tersebut sempat disembunyikan para pelaku di belakang kursi. Polisi juga menyita alat isap sabu, pireks, ponsel, serta dompet berwarna merah yang digunakan pelaku membungkus sabu.

Seorang pelaku di antaranya berinisial S (28), merupakan DPO lama yang sudah jadi buruan polisi. Sedangkan tiga pria lainnya diketahui remaja yang berprofesi sebagai kuli bangunan.

Baca juga: Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

“Dari empat pelaku yang kami tangkap, satu di antaranya memang sudah lama jadi DPO Polres Pasangkayu,” kata Adryan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan, ke empat pelaku berikut barang bukti digelandang ke kantor Polres Mamuju Utara.

Keempat pelaku ini diganjar dengan Pasal 112, Pasal 114 UU Narkotika, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan maksimal seumur hidup. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X