23 ASN di Jateng Dilaporkan ke Bawaslu karena Langgar Netralitas Pemilu

Kompas.com - 22/03/2019, 10:17 WIB
Pamflet apel kebangsaan di Semarang, Minggu (17/3/2019) HandoutPamflet apel kebangsaan di Semarang, Minggu (17/3/2019)


SEMARANG, KOMPAS.com – Sejumlah organisasi masyarakat sipil dari Pattiro Semarang dan Koalisi Pemantau Jawa Tengah (Kopi Ireng) melaporkan 23 aparatur sipil negara (ASN) atas  dugaan indikasi pelanggaran netralitas ASN pada Pemilu 2019. 

Laporan dugaan ketidaknetralan ASN di Pemilu 2019 dilaporkan ke Badan Pengawasan Pemilu ( Bawaslu) Jawa Tengah dilakukan pada Kamis (21/3/2019). 

“Bawaslu sudah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan pelanggaran ketidaknetralan ASN pada pemilu 2019. Kami berterima kasih karena masyarakat sudah memberi laporan kepada Bawaslu,” kata Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Rofiudin, saat dihubungi, Jumat (22/3/2019). 

Baca juga: Bawaslu Soroti Netralitas ASN di Kampanye Akbar

Rofiudin mengatakan, Bawaslu akan memproses laporan dari masyarakat dengan terlebih dahulu memverifikasi pelaporan. Selain itu, Bawaslu juga akan mengumpulkan data-data terkait kegiatan itu. 

“Kami akan segera dilakukan proses penanganan atas laporan itu,” tambah dia.

Bawaslu berhadap, ke depan, kelompok masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan pada Pemilu 2019 ini di jawa Tengah. Pengawasan tidak hanya menjadi tugas dari Bawaslu, melainkan bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat di tempatnya masing-masing. 

Direktur Pattiro Semarang, Widi Nugoroho mengatakan, indikasi pelanggaran netralitas oleh para ASN itu ditemukan dalam kurun waktu 7-21 Maret 2019.

“23 ASN tersebar di 5 daerah, antara lain Solo, Semarang, Kendal, dan Brebes,” ujar Widi.

Apel kebangsaan

Sementara, soal kegiatan apel kebangsaan, Widi menyatakan kegiatan yang menghabiskan Rp 16,3 miliar dari pagu Rp 18 miliar adalah bentuk pemborosan anggaran.

Pihaknya meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigatif dalam kegiatan tersebut. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X