Surabaya Jadi Tuan Rumah Apeksi, Pemkot Siapkan 20 Jeep Willys Angkut Para Peserta

Kompas.com - 21/03/2019, 21:44 WIB
Kepala Bagian Administrasi Kerjasama Pemkot Surabaya Dewi Wahyu Wardani KOMPAS.com/GHINAN SALMANKepala Bagian Administrasi Kerjasama Pemkot Surabaya Dewi Wahyu Wardani

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Komisariat Wilayah IV Asosiasi Pemerintah Daerah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-15.

Rakor akan digelar 22-24 Maret di Hotel JW Marriot, Surabaya. Pemkot Surabaya telah menyiapkan 20 unit Jeep Willys saat acara digelar.

Kepala Bagian Administrasi Kerjasama Pemkot Surabaya Dewi Wahyu Wardani mengatakan, beberapa kegiatan saat rakor APEKSI itu antara lain, penanaman pohon, kunjungan lokasi bagi para pendamping, welcome dinner, seminar, dan pawai Surabaya Vaganza.

"Jadi Jumat (22/3/2019) peserta sudah mulai berdatangan, kita mulai dengan acara tanam pohon di Taman Harmoni pukul 15.00 WIB," kata Dewi di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Kamis (21/3/2019).

Baca juga: Rakernas Apeksi, Wali Kota Seluruh Indonesia Kumpul di Kota Malang

Ia menyampaikan, Rakor APEKSI akan dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini serta para peserta yang terdiri dari wali kota, Ketua Dewan Apeksi Pusat, dan narasumber dari Kemendagri dan KemenPAN-RB.

"Hari Sabtu, acara diperkirakan selesai pukul 13.00. Nah, di malam harinya mereka (peserta) Apeksi akan bergabung dengan acara welcome dinner Surabaya Vaganza," ujar dia.

Kemudian pada Minggu (24/3/2019) para peserta Apeksi akan mengikuti kegiatan Surabaya Vaganza. Para wali kota ini akan mendapat suguhan parade bunga dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-726.

Pemkot Surabaya menyiapkan 20 mobil Jeep Willys yang sudah dihias dengan bunga. Para wali kota akan ikut pawai dengan mobil tersebut.

Baca juga: Bertemu KPK, KASN dan APEKSI Samakan Persepsi Soal Pelaksanaan UU ASN

Dewi mengatakan, para istri wali kota akan mengikuti kegiatan berupa Ladies Program. Mereka akan diajak belajar berbagai program ekonomi kreatif yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya selama ini.

"Mereka kita ajak belajar tentang bagaimana Pemkot Surabaya mengembangkan ekonomi kreatif, tentang bagaimana ibu wali kota menangani anak-anak berkebutuhan khusus," ujar Dewi.

Peserta Rakor Komwil IV APEKSI ke-15 ini diikuti 13 anggota APEKSI Wilayah IV yang terdiri dari Kota Surabaya, Mojokerto, Malang, Kediri, Madiun, Blitar, Batu, Probolinggo, Pasuruan, Bima, Kupang, Mataram dan Denpasar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Regional
8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Regional
UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

Regional
Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Regional
Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Regional
Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Regional
Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Regional
Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

Regional
Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Regional
Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Regional
Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Regional
Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Sudah Direncanakan hingga Ditangkap Polisi

Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Sudah Direncanakan hingga Ditangkap Polisi

Regional
Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Regional
Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X