Kompas.com - 20/03/2019, 09:31 WIB

KOMPAS.com - Situs purbakala yang ada di proyek Tol Pandaan-Malang merupakan bangunan suci pada masa Kerajaan Singosari. Masa kerajaan tersebut lebih tua daripada zaman Majapahit.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Andi Muhamad Said beberapa waktu lalu.

Sementara itu, area ekskavasi situs tersebut mengancam proyek Tol Pandaan-Malang. Menurut PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), ada dua kemungkinan jika ekskavasi situs meluas, yaitu proyek dihentikan atau menggeser proyek ke arah timur.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Situs di Tol Pandaan-Malang berasal dari zaman Singosari

Proses ekskavasi atau penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terhadap temuan situs purbakala di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Ekskavasi itu untuk mencari bentuk asli terhadap struktur bangunan yang ditemukan.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Proses ekskavasi atau penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terhadap temuan situs purbakala di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Ekskavasi itu untuk mencari bentuk asli terhadap struktur bangunan yang ditemukan.

Tim arkeolog BPCB Jawa Timur memastikan bahwa situs purbakala yang ditemukan di proyek Tol Pandaan- Malang seksi 5 kilometer ke-37 merupakan bekas komplek bangunan suci pada masa Kerajaan Singosari.

Kepastian itu berdasarkan pada hasil ekskavasi yang sudah berlangsung selama delapan hari.

Kepala BPCB Jawa Timur Andi Muhamad Said mengatakan, hasil ekskavasi menunjukkan bahwa struktur bata yang ditemukan awal merupakan bekas bangunan paduraksa.

"Jadi itu ada paduraksa di depan. Jadi mengarah ke Semeru gitu lho," katanya usai rapat koordinasi di kantor Dinas Periwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Selasa (19/3/2019).

Paduraksa adalah gapura atau pintu gerbang yang di atasnya memiliki atap berupa susunan bata.

Paduraksa itu menghadap ke timur laut atau ke arah puncak Gunung Semeru. Dahulu, puncak Mahameru yang dikenal dengan puncak para dewa merupakan kiblat pemujaan.

Baca Juga: Struktur Bangunan Baru Ditemukan saat Ekskavasi Situs di Tol Pandaan-Malang

2. Merupakan bangunan tempat pemujaan

Proses ekskavasi atau penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terhadap temuan situs purbakala di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Ekskavasi itu untuk mencari bentuk asli terhadap struktur bangunan yang ditemukan.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Proses ekskavasi atau penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terhadap temuan situs purbakala di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Ekskavasi itu untuk mencari bentuk asli terhadap struktur bangunan yang ditemukan.

Selain itu, tim ahli juga menemukan batur di belakang paduraksa. Batur biasanya digunakan untuk menaruh arca. Hal ini sesuai dengan keterangan warga setempat yang dulu pernah menemukan berbagai bentuk arca di lokasi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.