Ridwan Kamil Minta Mendag Enggartiasto Dukung Ekspor Kopi Jabar

Kompas.com - 19/03/2019, 13:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan saat menjamu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan sajian kopi khas Jawa Barat di Gesa Kopi, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Gubernur Jawa Barat Ridwan saat menjamu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan sajian kopi khas Jawa Barat di Gesa Kopi, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam acara peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (19/3/2019).

Usai acara, pria yang akrab disapa Emil itu mengajak  Mendag Enggartiasto Lukita untuk berbincang sambil menikmati kopi khas Jawa Barat di Gesa Kopi.

Dalam kesempatan itu, Emil pun meminta  Mendag mendukung aktivitas perdagangan komoditas asal Jabar, khususnya kopi.

"Jadi saya menyampaikan ada sebuah gagasan karena Kementerian Perdagangan ini punya perwakilan dagang di tiap negara. Cuman ngantornya itu selalu di kantor yang elit di daerah yang mewah gitu, saya bilang kantornya mah di tempat dagang saja. Jadi nanti si kantor perwakilan dagang Indonesia di kafe, kafenya kopi Jawa Barat," ujar Emil.


Baca juga: Mendag Sebut Masih Banyak Konsumen yang Diperdayai Produsen Nakal

Dengan konsep seperti itu, kata Emil, orang akan bertransaksi sambil melihat produk unggulan Jabar.

"Pak menteri bersedia karena konsep selama ini terlalu formal dan dibikin lebih sesuai pasar," ungkapnya.

UMKM Jabar

Selain itu, Emil juga meminta dukungan soal ekspor barang UMKM Jabar ke Dubai. Rencana itu merupakan tindaklanjut dari kunjungan kerja Emil ke Uni Emirat Arab beberapa waktu lalu. 

"Sehingga ekspor produk UMKM tidak banyak halangan karena yang akan datang ke Jawa Barat ini pembeli yang juga punya toko atau punya mall di negara itu," tuturnya.

Baca juga: Menjelajahi Rasa Kopi Jabar di Gesa Kopi

Dalam waktu dekat, Emil akan mengundang para investor asal Timur Tengah, khususnya Landmark Group dan Lulu Group untuk melihat sejumlah barang UMKM unggulan di Jabar yang layak dipasarkan secara internasional.

Dengan demikian, para penjual kopi di Jawa barat tidak terlalu pusing dengan urusan ekspor-impor dan hal-hal lain. 

"Makanya saya perintahkan ketua Kadin untuk bikin pameran tapi yang datang ke sana hanya grup ini. Jadi spesifik di desain untuk si pembeli ini bukan umum. Nanti mereka akan ngasih masukan. Termasuk kita akan seleksi keberlanjutannya, karena dia komplain pernah beli barang Indonesia tiga bulan berhenti. Jadi semangat jualan prototipenya, pas partai besar tak terpenuhi," jelasnya. 

Baca juga: Ridwan Kamil Targetkan Kopi Jabar Go International

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X