5 Fakta Bencana di Jayapura, Bayi Selamat Setelah 14 Jam Tertimbun Longsor hingga 82 Orang Tewas

Kompas.com - 19/03/2019, 13:03 WIB
Alat berat yang digunakan untuk membersihkan material banjir bandang yang menutupi ruas Jalan Kemiri, Sentani, Senin (18/3/2019) KOMPAS.com/ISTIMEWAAlat berat yang digunakan untuk membersihkan material banjir bandang yang menutupi ruas Jalan Kemiri, Sentani, Senin (18/3/2019)

2. Penyebab bencana banjir di Jayapura

BNPB mencatat ada tiga faktor penyebab terjadinya banjir bandang di Sentani, Jayapura. Ketiga hal itu merupakan kombinasi dari faktor topografi, cuaca dan manusia.

"Secara khusus, kami belum menemukan sebuah jawaban yang akurat, tetapi paling tidak ada tiga faktor," ujar Kepala BNPB Letjen TNI Beni Munardo di RS Bhayangkara Jayapura, Senin siang (18/3/2019).

Untuk topografi, lanjut Beni, kemiringan cagar alam Cyclop yang menjadi kawasan hulu air sangat terjal. Selain itu, lapisan tanahnya sangat tipis dan di bawahnya terdapat bebatuan yang ditutupi oleh beberapa tanaman.

Lalu faktor cuaca juga berpengaruh terhadap intensitas hujan yang sangat lebat yang berlangsung lebih dari lima jam. Hal ini menyebabkan kawasan Cyclop tidak mampu lagi menampung debit air yang turun sehingga dengan cepat mengalir ke kawasan yang ada di bawahnya.

Faktor ulah manusia juga menjadi pertimbangan, yaitu banyaknya aktivitas alih fungsi lahan di kawasan cagar alam Cyclop.

Baca Juga: Diungkap, 3 Penyebab Banjir Bandang di Sentani Jayapura

3. Evakuasi dan pencarian korban terus dilakukan

Sejumlah personel Kepolisian saat membersihkan material longsor di jalan yang menghubungkan Waena - Sentani, Selasa (19/3/2019)ISTIMEWA Sejumlah personel Kepolisian saat membersihkan material longsor di jalan yang menghubungkan Waena - Sentani, Selasa (19/3/2019)

Proses pencarian korban banjir dan longsor terus dilakukan oleh Tim SAR.

"Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban diintensifkan untuk mencari korban. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan belum semua daerah terdampak dijangkau karena tertutup pohon, batu, lumpur dan material banjir banjir bandang," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho seperti dikutip dari keterangan tertulis, Minggu pagi.

BNPB telah melaporkan kepada Presiden Jokowi dampak dan penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Jayapura.

BNPB berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemda Jayapura dan Papua.

Baca Juga: 74 Orang Dilaporkan Hilang akibat Banjir Bandang di Jayapura

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X