Tim SAR Pastikan Tak Ada Lagi Korban Terjebak Longsor Air Terjun Tiu Kelep

Kompas.com - 18/03/2019, 14:43 WIB
Proses evakuasi wisatawan korban longsor di air terjun Tiu Kelep, Senin (18/3/2019). Dok Humas Basarnas Kantor SAR MataramProses evakuasi wisatawan korban longsor di air terjun Tiu Kelep, Senin (18/3/2019).

KOMPAS.com - Tim Pencarian dan Pertolongan (Search And Rescue/SAR) gabungan pada Senin memastikan sudah tidak ada lagi korban yang terjebak di longsor air terjun Tiu Kelep, yang berada satu lokasi dengan Air Terjun Sindang Gile di Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, pasca-gempa Lombok, Minggu (17/3/2019).

"Semua lokasi sudah kita susur dan bisa kita pastikan tidak ada lagi korban yang tersisa di dalam kawasan. Jadi WNA Malaysia itu yang terakhir," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya di Senaru seperti dikutip dari Antaranews, Senin (18/3/2019).

Baca juga: Wisatawan Malaysia Korban Longsor di Air Terjun Tiu Kelep Telah Dievakuasi

Tim SAR Gabungan yang terdiri atas personil TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, dan unit SAR lain menyusuri seluruh daerah wisata tersebut dengan bantuan anjing pelacak dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.

"Dengan memanfaatkan penciuman anjing pelacak dari Polda NTB, kita susur seluruh tempat dan tidak ada ditemukan korban lain, jadi semuanya sudah clear," kata I Nyoman Sidakarya.

Baca juga: Pascagempa, Wisata Air Terjun Tiu Kelep dan Sindang Gile Ditutup

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah perempuan warga negara Malaysia yang diduga bernama Lim Sai Wah dari tumpukan bebatuan besar dekat Air Terjun Tiu Kelep sekitar pukul 08.30 Wita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perempuan Malaysia itu masuk ke kawasan wisata air terjun Tiu Kelep bersama rombongan wisata pada Minggu sore, ketika gempa tektonik memicu longsornya bebatuan dan tanah bukit yang ada di tepi kanan kiri jalur menuju air terjun.

Gubernur Nusa Tenggara Barat H Zulkieflimansyah saat memantau upaya evakuasi di Lombok Utara, Minggu malam, menyatakan, laporan yang dia terima bencana itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia, satu warga Senaru dan dua warga Malaysia, serta sekitar 32 orang terluka sehingga harus menjalani perawatan medis di Puskesmas dan rumah sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.