Polisi Terlibat Kejar-kejaran dengan Warga Bulgaria Pelaku "Skimming" di Bali

Kompas.com - 17/03/2019, 23:04 WIB
Ilustrasi kerawanan kejahatan skimming di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) THINKSTOCKS/TEGUH JATI PRASIlustrasi kerawanan kejahatan skimming di mesin anjungan tunai mandiri (ATM)

DENPASAR, KOMPAS.com - Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali menangkap VKB (48), warga negara Bulgaria pada Minggu (17/3/2019) pukul 07.00 Wita. VKB ditangkap atas dugaan membobol ATM dengan cara " skimming".

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan, dalam melancarkan aksinya VKB Menggunakan kartu ATM palsu berwarna putih yang telah berisi data rekening nasabah bank yang sudah diambil sebelumnya.

Kartu ATM palsu ini kemudian digunakan VKB untuk menarik uang nasabah.

Dari hasil penyelidikan petugas Resmob Polda Bali, tersangka menggunakan kendaraan roda dua melakukan aktivitas yaitu menarik uang di ATM dengan waktu yang tidak wajar pada tanggal 15 maret 2019 pukul 06.00 WITA.

“Tersangka melakukan penarikan sebanyak lima kali dengan jumlah total Rp 10 juta,” kata Hengky melalui siaran pers, Minggu.

Baca juga: Komplotan Skimming Asal Bulgaria Diringkus, Polisi Amankan Rp 788 Juta

Petugas kemudian melakukan pemantauan, hingga pada 17 Maret VKB terlihat melintas di ATM Gunung Soputan. Karena situasi di sekitar ATM cukup ramai, VKB batal melakukan penarikan uang.

Petugas lalu berusaha menghentikan VKB. Dia coba kabur dengan memacu sepeda motor yang dikendarai.

“Tersangka tancap gas melarikan diri menuju jalan Nakula dengan cara melawan arus lalin dan menabrak pengendara lain, Petugas berhasil mengamankan terangka ketika hendak kabur dari kejaran petugas,” kata Hengky.

Baca juga: BSSN Jelaskan Cara Mengurangi Risiko Kejahatan Skimming ATM

Dari tangan VKB polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai pecahan Rp 100.000 berjumlah Rp 40 juta, uang tunai pecahan Rp 50.000berjumlah Rp 6,5 juta, uang tunai Euro pecahan 100 berjumlah 4 lembar, uang tunai 10 dollar AS berjumlah satu lembar dan pecahan 1 dolla AS sebanyak 10 lembar.

Polis juga mengamankan uang tunai pecahan 20 Euro berjumlah dua lembar serta uang tunai Korea pecahan 100 won berjumlah satu lembar.

“Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 30 jo pasal 46 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), jo 30 jo 55 atau pasal 363 jo 55 KUHP,” ucap Hengky. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X