Penerimaan CPNS di Papua Dihentikan hingga Pemilu Selesai

Kompas.com - 15/03/2019, 20:15 WIB
Kepala BKD Papua, Nicolaus Wenda KOMPAS.com/DHIAS SUWANDIKepala BKD Papua, Nicolaus Wenda

JAYAPURA, KOMPAS.com - Seluruh pemerintah daerah (pemda) yang ada di Provinsi Papua menghentikan sementara proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) hingga pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 berakhir.

"Sementara kami off dulu karena setelah saya telepon (Menpan-RB), itu disetujui juga diterima, jadi kami diminta segera menyurat," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, Nicolaus Wenda, ketika dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Tes SKD CPNS Akan Digelar di Lima Wilayah Terdampak Bencana

Penundaan ini, kata Nicolaus, dilakukan berdasarkan kesepakatan seluruh pemda di Papua pada Rapat Kordinasi Penerimaan CPNS Formasi 2018 di Kantor BKD Papua pada 8 Maret 2019.

Alasan yang dikemukakan adalah untuk menjaga stabilisasi keamanan jelang Pilpres karena bila seleksi penerimaan CPNS tetap dilaksanakan, dikhawatirkan pihak-pihak yang tidak lulus bisa menimbulkan gejolak.

Nicolaus yang tengah berada di Jakarta mengaku telah mengirimkan surat usulan penundaan tersebut ke Kemenpan-RB pada Jumat siang dan kini ia tengah menunggu jawaban dari kementerian tersebut.

Baca juga: Bagaimana Nasib CPNS yang NIP-nya Belum Ditetapkan?

Alasan lain sehingga usulan tersebut diambil adalah karena seluruh kabupaten/kota belum memasukan data-data ke dalam Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) sehingga perlu waktu untuk menyelesaikan proses tersebut.

Untuk penerimaan CPNS di Provinsi Papua dan Papua Barat, Kemenpan-RB melalui Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Syafruddin No. B/234/M.SM.01.00/2019 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pengadaan Formasi CPNS Tahun 2018 telah menyetujui usulan kuota 80 persen untuk orang asli papua (OAP) dan 20 persen formasi umum.

Sedangkan standarisasi syarat dan penilaian mengikuti standar nasional.

Sedangkan permintaan Gubernur Papua Lukas Enembe agar prose penerimaan CPNS di Papua menggunakan sistem manual ditolak Kemenpan-RB dan mewajibkan untuk menggunakan sistem "Computerized Assisted Test" atau CAT.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Regional
2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

Regional
Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Regional
Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Regional
Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Regional
Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Regional
Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Regional
Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Regional
Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Regional
Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Regional
Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Regional
Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Regional
Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X