Meski Tidak Ada Bukti Kuat, Bidan Y Masih Tetap Mengaku Diperkosa

Kompas.com - 12/03/2019, 18:17 WIB
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memberikan keterangan terkati kasus dugaan pemerkosaan bidan Y usai menghadiri rapat koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan (Karhutla) Provinsi Sumsel, di kantor Gubernur Sumsel, Selasa (12/3/2019).
KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memberikan keterangan terkati kasus dugaan pemerkosaan bidan Y usai menghadiri rapat koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan (Karhutla) Provinsi Sumsel, di kantor Gubernur Sumsel, Selasa (12/3/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polda Sumatera Selatan sampai saat ini masih terus menyelidiki kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bidan berinisial Y di Kabupaten Ogan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, sejauh ini penyidik masih sulit untuk membuktikan secara ilmiah terkait kasus dugaan pemerkosaan bidan Y. Sebab, sperma dari pelaku serta beberapa jejak kaki di kediaman korban tak ditemukan.

Meski tak ada alat bukti, Zulkarnain memastikan akan tetap menyelidiki kasus tersebut.


"Tidak (SP3), tetap dilakukan penyelidikan, pembuktian ilmiahnya saja yang tidak mendukung. Apakah itu laporan palsu atau bukan, karena tanda-tanda bekas pemerkosaan tidak ditemukan di korban," kata Zulkarnain saat ditemui usai rapat Koordinasi  Pengendalian Kebakaran Hutan (Karhutla) Provinsi Sumsel, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Hari ke-10 Pasca-dugaan Pemerkosaan Bidan Y, TKP Masih Terpasang Garis Polisi

Menurut Zulkarnain, bidan Y saat ini masih tetap bersikeras dengan laporannya atas dugaan pemerkosaan meskipun bukti- bukti ilmiah tidak ditemukan ketika dilakukan olah TKP.

"Keterangan korban masih tetap begitu (diperkosa). Kalau itu bekas pemerkosaan, apakah itu ada bekas sperma? Tidak ditemukan. Bekas sidik jari tidak ada. DIperkosa di tempat tidur, pasti ada bekas bulu kemaluan, itu tidak ada sama sekali," ujarnya.

Kasus bidan Y sebelumya sempat membuat heboh setelah korban ditemukan dalam kondisi babak belur dan membuat laporan ke Polres Ogan Ilir.

Baca juga: Fakta Kasus Pemerkosaan Bidan Y: Korban Salah Tangkap Oknum Polisi Minta Keadilan

 

Bidan Y kala itu mengaku diperkosa sebanyak lima orang pelaku dan wajahnya dibekap sehingga tak bisa mengenali wajah para pelaku.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X