Tukang Ojek di Ambon yang Bunuh Istrinya Mengaku Khilaf

Kompas.com - 09/03/2019, 19:18 WIB
ZA (28) tersangka pembunuh sitrinya sendiri menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Sabtu (9/3/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYZA (28) tersangka pembunuh sitrinya sendiri menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Sabtu (9/3/2019)

AMBON, KOMPAS.com - ZA (28), tukang ojek di Kota Ambon, mengaku khilaf karena telah membunuh istrinya, Nur Nabila Nawaly (25). 

ZA yang kini mendekam di rumah tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease itu mengaku menyesal telah menganiaya istrinya hingga tewas.

"Saya telah khilaf. Saya sangat menyesal sekali telah membunuh istri saya," kata ZA kepada Kompas.com, di ruang Satreskrim Polres Pulau Ambon, Sabtu (9/3/2019).

Baca juga: Dianiaya Tukang Ojek di Ambon, Istri Tewas karena Benturan Benda Tumpul

ZA mengaku langsung membawa istrinya ke RS Bhayangkara seusai menganiaya.

Namun, dokter yang memeriksa mengatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

“Saya bawa istri saya ke RS Bhayangkara, tetapi kata dokter sudah meninggal dunia. Saya bawa lagi (istri) ke rumah sakit tentara," ujarnya.

Baca juga: Cekcok, Tukang Ojek di Ambon Aniaya Istri hingga Tewas

ZA pun menyampaikan permohonan maaf kepada keluarganya dan keluarga istrinya. 

Sebelumnya, ZA tega membunuh istrinya di kamar indekos, di kawasan Puncak Wara, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon, Jumat (8/3/2019).

Nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat benturan keras di bagian belakang kepala.

Kasus pembunuhan ini bermula dari cekcok antara korban dan pelaku. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

Regional
Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Regional
Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Regional
Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Regional
Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Regional
Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Regional
Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Regional
Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Regional
MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

Regional
6 Staf TVRI Jatim Jalani Tes Swab, 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

6 Staf TVRI Jatim Jalani Tes Swab, 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Positif Corona, Sekda Kabupaten Grobogan Diisolasi di RSUD Purwodadi

Positif Corona, Sekda Kabupaten Grobogan Diisolasi di RSUD Purwodadi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X