Cekcok, Tukang Ojek di Ambon Aniaya Istri hingga Tewas

Kompas.com - 09/03/2019, 14:52 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

AMBON, KOMPAS.com - Seorang tukang ojek di Kota Ambon, ZA (28), tega menghabisi nyawa istrinya, Nur Nabila Nawaly (25), karena keduanya cekcok.

Insiden pembunuhan yang menghebohkan warga di Kota Ambon itu terjadi di kamar indekos pelaku dan korban di kawasan Puncak Wara, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon, Jumat (8/3/2019).

Korban merupakan karyawati di sebuah pusat perbelanjaan di Ambon.

Setelah insiden itu, pelaku langsung dimintai keterangannya oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Selanjutnya, pelaku ditahan di Rumah Tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

“Setelah menjalani pemeriksaan ZA langsung ditetapkan sebagai tersangka,” kata Wakapolres Pulau Ambon Kompol Ferry Mulyana kepada wartawan di Kantor Polres Pulau Ambon, Sabtu (9/3/2019).

Baca juga: Dilarang Bawa Teman Tinggal di Kontrakan, Suami Aniaya Istri

Ferry menyampaikan, kasus tersebut terbongkar dari laporan sang suami yang mengatakan bahwa istrinya over-dosis. 

Tersangka juga sempat membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, korban meninggal dunia sesampainya mereka di rumah sakit.

“Dalam hal ini Satreskrim tidak mudah mempercayai begitu saja laporan pelaku, karena setelah dilakukan olah TKP, ditemukan beberapa titik dugaan kekerasan, termasuk dari sejumlah keterangan saksi,” ujar Ferry.

Menurut dia, dari keterangan saksi, sebelum pembunuhan itu terjadi, korban dan pelaku cekcok hingga mengakibatkan ZA nekat menganiaya istrinya. 

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X