Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas dengan Jarak Luncur 1.200 Meter

Kompas.com - 07/03/2019, 10:14 WIB
Ilustrasi: Aktivitas Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (17/12/2018). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik pasca-terjadinya guguran lava sejauh 300 meter pada Minggu (16/12/2018) karena fenomena tersebut biasa terjadi saat fase petumbuhan kubah lava baru.ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGRO Ilustrasi: Aktivitas Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (17/12/2018). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik pasca-terjadinya guguran lava sejauh 300 meter pada Minggu (16/12/2018) karena fenomena tersebut biasa terjadi saat fase petumbuhan kubah lava baru.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Kamis (07/03/2019). Jarak luncur awan panas itu sekitar 1.200 meter mengarah ke Tenggara.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sunarta, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya awan panas guguran pada Kamis pukul 07.44 WIB.

"Iya benar (terjadi guguran awan panas)," ujar Sunarta, saat dihubungi pada Kamis pagi.

Baca juga: Gunung Merapi Satu Kali Keluarkan Guguran Lava Pijar


Dari data BPPTKG Yogyakarta, guguran awan panas pada pukul 07.44 WIB teramati dari CCTV di Puncak Gunung Merapi.

Jarak luncur awan panas guguran mencapai 1.200 meter dengan durasi 121 Detik. Awan panas guguran mengarah ke Tenggara.

BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II (Waspada). Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

Baca juga: Merapi Keluarkan Awan Panas, Hujan Abu Terjadi di Lereng

Rekomendasi BPPTKG Yogyakarta, kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Regional
Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Regional
Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Regional
Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Regional
Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

Regional
Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Regional
Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Regional
Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Regional
Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

Regional
Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Regional
6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

Regional
Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Regional
Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Regional
Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Regional
Close Ads X