La Nyalla Optimistis Jokowi-Ma'ruf Amin Menang di Madura

Kompas.com - 28/02/2019, 15:33 WIB
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti saat mengunjungi Pabrik Rokok Gandum, Kota Malang, Kamis (28/2/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKKetua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti saat mengunjungi Pabrik Rokok Gandum, Kota Malang, Kamis (28/2/2019)


MALANG, KOMPAS.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai, kunjungan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Pulau Madura tidak akan merubah peta politik di kawasan tersebut.

La Nyalla optimistis, Pulau Madura yang terdiri dari empat kabupaten, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, masih menjadi kantong suara untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Insya Allah, masih menang Pak Jokowi. Lihat saja nanti. Rata di semua kabupaten di Madura, lihat saja nanti hasilnya," kata La Nyalla, saat mengunjungi Pabrik Rokok Gandum, Kota Malang, Kamis (28/2/2019).

Baca juga: La Nyalla: Hari Ini 1.000 Kiai Ulama Madura Deklarasi Dukung Jokowi

Menurut dia, sambutan terhadap Prabowo di sejumlah pesantren di sana hanya diikuti oleh santrinya, bukan oleh masyarakat setempat.

"Kalau dilihat dari satu pesantren. Itu kan alumninya, santrinya. Bukan rakyat di sekitarnya. Ini kan drop-dropan dari luar, kita kan tidak tahu," kata dia.

Ketua Umum Majelis Pembina Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Timur itu yakin, kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Timur, di atas 70 persen. Termasuk di empat kabupaten di Pulau Madura.

"Pokoknya bisa menang saja sudah bagus. Dulu Pak Jokowi bisa kalah 70 persenan di Madura. Ini kita balik, bisa menang saja sudah bagus," ujar dia.

Pulau Madura, lanjut dia, memang menjadi pertaruhan. Sebab, saat Pilpres 2014 lalu, Jokowi kalah telak atas Prabowo.

Baca juga: Memang Begitulah Pak Prabowo, Jadi kalau Marah-marah Tidak Usah Kaget

Baik dirinya maupun Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur serta Khofifah Indar Parawansa yang baru dilantik menjadi Gubernur Jawa Timur dan sejumlah kiai, fokus memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Madura.

"Bukan hanya saya, semuanya nyerang ke sana. Ada saya, ada Pak Machfud Arifin (Ketua TKD Jawa Timur), ada Bu Khofifah, banyak lah. Kiai-kiai di sana kan bergerak semua," terang dia.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X