KILAS DAERAH

Ratusan Guru Honorer Trenggalek, Ikuti Seleksi PPPK Secara Online

Kompas.com - 25/02/2019, 13:59 WIB
Peserta mengikuti seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menggunakan sistem Computer Assisted Test Ujian Nasional Berbasis Komputer (CATUNBK) di SMKN 1 Trenggalek, Sabtu (23/02/2019). KOMPAS.com/SLAMET WIDODOPeserta mengikuti seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menggunakan sistem Computer Assisted Test Ujian Nasional Berbasis Komputer (CATUNBK) di SMKN 1 Trenggalek, Sabtu (23/02/2019).


KOMPAS.com
- Sebanyak 208 guru honorer kategori II (K2) mengikuti seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Mereka mengikuti seleksi dengan menjalankan tes sistem Computer Assisted Test Ujian Nasional Berbasis Komputer (CATUNBK) di SMKN 1 Trenggalek, Sabtu (23/02/2019) ini.

Tes secara online tersebut, dilaksanakan dalam 2 gelombang dengan memperhatikan ketersediaan sarana yang ada dilokasi tes.

Rekrutment PPPK itu pun mengacu pada PP49 tahun 2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Semangatnya tidak lain, agar tidak ada lagi rekrutmen tenaga honorer oleh pemerintah daerah.

"Sesuai data base di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Trenggalek mendapat kuota PPPK sebanyak 179 orang dari unsur tanaga honorer K2. Sedangkan untuk tenaga penyuluh pertanian sekitar 64 orang," kata Kepala badan kepegawaian daerah (BKD) Pariyo seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/2/2019).

Baca juga: Resmi Jabat Wagub Jatim, Emil Dardak akan Bawa Trenggalek Terdepan di Selatan Jawa

Diungkapkan dia, dalam tes CATUNBK kemarin tidak semua guru honorer K2 ikut, sebagaimana jumlah data base yang ada di Kemenpan RB. Alasannya, sebagian dari guru honorer ini ada yang meninggal dan ada yang sudah tidak aktif lagi alias pindah profesi.

Data menyebutkan, Seleksi PPPK tersebut diikuti sebanyak 62 orang tenaga pertanian dan 146 guru dari eks tenaga honorer kategori dua (K2).

"Jadi kuota 179 guru honorer itu dari Kemenpan RB langsung, sisanya untuk penyuluh pertanian dari kementan," katanya.

Nilai seleksi PPPK ini langsung terkoneksi dengan pansel di tingkat pusat dan dapat diakses melalui website resmi BKD Kabupaten Trenggalek.

“Itu online, peserta keluar hasilnya langsung mengetahui, nilainya. Sudah kami print, di web BKD dan bisa diunduh,” jelas Pariyo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Undip Akui Ada Serangan yang Mengakibatkan Bocornya Data Mahasiswa

Undip Akui Ada Serangan yang Mengakibatkan Bocornya Data Mahasiswa

Regional
Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Regional
PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

Regional
Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Regional
Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Regional
PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

Regional
Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Regional
Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Regional
Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Regional
Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Regional
Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Regional
Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Regional
Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Regional
BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

Regional
Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X