Detik-detik Penangkapan Andrey Dolgov yang 10 Tahun Merampok Ikan Dunia oleh TNI AL

Kompas.com - 24/02/2019, 08:00 WIB
Akhir Perjalanan Kapak Andrey Dolgov KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoAkhir Perjalanan Kapak Andrey Dolgov

SABANG, KOMPAS.com - Sasaran sempat berubah haluan saat dipanggil, sementara sejumlah anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal Andrey Dolgov, buronan Interpol itu malah berkali-kali melambaikan tangan ke arah petugas dari TNI AL.

Seperti isyarat mereka sangat mengharapkan para petugas segera merapat dengan kapal perampok ikan dunia yang mereka tumpangi.

Kapal FV STS-50 itu akhirnya berhenti setelah tim TNI AL, Lanal Sabang yang dipimpin oleh Lettu Laut (P) Eko Heriyanto, dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Simeulue melakukan beberapa kali manuver.

Beginilah drama penangkapan kapal yang menjadi buronan interpol setelah selama 10 tahun merampok ikan di dunia dan terus lolos.


“Awalnya sempat berubah haluan saat kami kejar, sejumlah ABK melambaikan tangan ke arah kami, kemudian kapal itu berhenti setelah kami lakukan manuver,” ucap Eko, Komandan Kapal Simeulu, yang ditemui Kompas.com di Pelabuhan Pangkalan TNI AL Sabang, Sabtu (23/2/2019).

Pelarian Andrey Dolgov berhasil dihentikan oleh TNI AL Lanal Sabang dengan menggunakan Kapal Simeulue saat melintasi perairan laut Indonesia, Jumat (16/4/2018). lokasinya berada sekitar 25 mill dari Pulau Weh, Sabang. 

“Setelah kapal Andrey Dolgov benar-benar berhenti, kami melakukan pemeriksaan dari luar dengan melakukan manuver mengelilingi kapal perampok ikan laut dunia, kemudian kami naik ke atas kapal melakukan penggeledahan,” ujarnya.

Andrey Dolgov, Kapal asing buronan Interpol berbendera Togo, Afrika yang berhasil ditangkap oleh TNI AL Lanal Sabang pada Sabtu (07/04/2018) lalu masih berada di pelabuhan pangkalan TNI AL Lanal Sabang.  Bedasarkan Putusan Pengadilan Negeri Sabang perkara tindak pidana perikanan nomor 17/Pid.Sus/2018  Barang bukti kapal FV STS-50 , Peralatan GPS, kemudi, alat komunikasi, alat navigasi, serta berbagai alat tangkap ikan dirampas untuk negara. sementara Nahkoda Matveev Aleksander warga Negara Rusia dijatuhkan hukuman berupa denda Rp 200 juta Subsider empat bulan kurungan penjara.KOMPAS.COM/RAJA UMAR Andrey Dolgov, Kapal asing buronan Interpol berbendera Togo, Afrika yang berhasil ditangkap oleh TNI AL Lanal Sabang pada Sabtu (07/04/2018) lalu masih berada di pelabuhan pangkalan TNI AL Lanal Sabang. Bedasarkan Putusan Pengadilan Negeri Sabang perkara tindak pidana perikanan nomor 17/Pid.Sus/2018 Barang bukti kapal FV STS-50 , Peralatan GPS, kemudi, alat komunikasi, alat navigasi, serta berbagai alat tangkap ikan dirampas untuk negara. sementara Nahkoda Matveev Aleksander warga Negara Rusia dijatuhkan hukuman berupa denda Rp 200 juta Subsider empat bulan kurungan penjara.

Saat pemeriksaan mulai dilakukan di atas kapal buronan Interpol itu, TNI AL Lanal Sabang yang dipimpin Eko, menemukan 20 ABK warga negara Indonesia asal Pulau Jawa, serta 10 orang warga negara Rusia.

“Ternyata saat kami lakukan penggeledahan menemukan 20 orang ABK asal Pulau Jawa, dan merekalah yang melambaikan tangan saat kami lakukan pengejaran, sementara 10 orang ABK lainnya warga Rusia,” ujarnya.

Nakhoda kapal Andrey Dolgov, Matveev Aleksander yang merupakan warga Rusia awalnya sempat menolak saat kapal mereka diperintahkan untuk ditarik ke pangkalan.

Perdebatan dan negosiasi alot sempat terjadi antara pihak kapal Andrey Dolgov dan TNI AL Lanal Sabang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X