Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Sukabumi

Kompas.com - 22/02/2019, 19:54 WIB
Seorang anak melihat-lihat rumahnya rusak tertimpa pohon tumbang di Kampung Bantarkaret, Desa Lembursawah, Cicantayan, Sukabuni, Jawa Barat, Jumat (22/2/2019).KOMPAS.com/BUDIYANTO Seorang anak melihat-lihat rumahnya rusak tertimpa pohon tumbang di Kampung Bantarkaret, Desa Lembursawah, Cicantayan, Sukabuni, Jawa Barat, Jumat (22/2/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Angin puting beliung merusak rumah milik warga di Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (22/2/2018) sekitar pukul 15.00 Wib. Selain merusak rumah, sejumlah pohon juga ikut tumbang.

Pantauan Kompas.com di salah satu lokasi terdampak yaitu di Dusun Bantarkaret, Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, terdapat beberapa rumah tertimpa pohon tumbang.

Tita Rosita (60), salah satu warga di RT 005 RW 006 Dusun Bantarkaret mengatakan, dia menyaksikan saat puting beliung menerjang pohon hingga menimpa rumahnya.

Baca juga: Ini Kisah di Balik Balita Korban Puting Beliung yang Digendong Ridwan Kamil

Tita mengatakan, sebelum rumahnya tertimpa pohon, dia sedang memasak, Untungnya sebelum tertimpa pohon, tetangga Tita memanggilnya. 

"Di rumah sedang sendirian, setelah memadamkan tungku langsung keluar dan ke rumah tetangga. Tidak lama, pohon tumbang," ujar Tita.

Kepala Desa Lembursawah, Eti Rumiati mengatakan, laporan sementara bencana angin puting beliung ini berdampak di dua dusun. Kerusakan paling parah terjadi di Kampung Bantarkaret dan Kampung Genteng.

Baca juga: 23 Rumah di Kediri Rusak Diterjang Puting Beliung

Eti mengatakan, ada 55 rumah dari 70 rumah yang terdampak di Kampung Bantarkaret RT 005 RW 006.

"Kami masih mengecek ke lokasi-lokasi yang terdampak bencana ini. Semua aparat desa, kepala dusun, ketua RW hingga ketua RT masih mendata," kata Eti saat meninjau di Kampung Bantarkaret.


Terkini Lainnya

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Internasional
Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim. Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim. Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Regional
KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

Regional
PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

Regional
Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional
Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Nasional
Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Regional
Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Internasional

Close Ads X