Antisipasi Asap Kebakaran Lahan, Warga Riau Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kompas.com - 22/02/2019, 15:30 WIB
Seorang petugas Manggala Agni mematikan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (20/2/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGSeorang petugas Manggala Agni mematikan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (20/2/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan atau Diskes Provinsi Riau meminta masyarakat bersiap siaga menghadapi persoalan kesehatan yang timbul akibat kabut asap di Riau.

Sebab, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terjadi di beberapa daerah seperti Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis.

Kepala Diskes Riau Mimi Yuliani Nazir menyatakan, pihaknya telah siap siaga menangani warga yang terkena penyakit yang disebabkan kabut asap. Termasuk menyiapkan masker, tenaga medis, maupun ketersediaan obat-obatan.

Baca juga: Kepala BNPB Ajak Masyarakat Ikut Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Sosialisasi dan informasi dilakukan kepada warga, agar jika terjadi kabut asap akibat karhutla untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Jika memang tidak ada keperluan, sebaiknya warga berdiam di dalam rumah untuk menghindari permasalahan kesehatan.

"Jika pun harus keluar rumah, sebaiknya pakai masker. Agar tidak kena asap. Tapi, memang sekarang belum ada asap, untuk siap siaga saja," kata Mimi, seperti dilansir dari TribunPekanbaru.com, Jumat (22/2/2019), .

Pihaknya juga telah berkoordinasi dan mengkomunikasikan seluruh Diskes kabupaten dan kota, agar mempersiapkan diri mengantisipasi karhutla di daerah masing-masing, dan memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

Selain itu, seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di seluruh Riau juga diminta mempersiapkan diri dalam menangani masyarakat yang terdampak karhutla.

Baca juga: Ditolak di Sukabumi, Jenazah Korban Kebakaran Dibawa ke Depok

"Sebenarnya, memang semua (Diskes) kabupaten dan kota serta seluruh puskesmas sudah siap jika terjadi karhutla. Tapi, kami imbau lagi supaya lebih mempersiapkan diri," tutur dia.

Pihaknya telah mengirimkan 800 kotak masker ke Dumai atas permintaan pemerintah daerah. Sebab, daerah tersebut paling parah terpapar asap yang dihasilkan karhutla.

---------------

Artikel ini sudah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul: "Antisipasi Kabut Asap Akibat Karhutla, Diskes Riau Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas di Luar Rumah" / (Penulis: Johannes Wowor Tanjung/Tribunpekanbaru.com)

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Regional
Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Regional
Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Regional
Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Regional
Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Regional
Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Regional
Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X