Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Cegah Kebocoran Rp 1,2 Triliun, Jateng Sabet Penghargaan

Kompas.com - 19/02/2019, 19:12 WIB
Menteri PANRB Syafruddin yang menyerahkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Rabu (19/2/2019). Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa TengahMenteri PANRB Syafruddin yang menyerahkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Rabu (19/2/2019).


KOMPAS.com
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberi SAKIP Award kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo karena berhasil melakukan efisiensi anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. 

Berkat efisiensi itu Pemprov Jateng berhasil mencegah kebocoran APBD 2018 hingga Rp 1,2 triliun. Angka ini merupakan jumlah terbanyak secara nasional.

Efisiensi anggaran Jateng tersebut merupakan buah dari penerapan sistem e-planning dan e-budgeting melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Menteri PANRB Syafruddin yang menyerahkan penghargaan itu kepada Ganjar di Ballroom Hotel Four Points Makassar, Selasa (19/2/2019) mengatakan, dengan capaian itu Provinsi Jateng berhasil menaikkan nilai evaluasi dari semula BB menjadi A.

“Ini merupakan SAKIP Award yang ketiga. Jateng merupakan satu-satunya provinsi yang mendapat predikat A di wilayah III ini. Efisiensi anggaran atas penggunaan SAKIP ini paling besar nilai efisiensinya adalah Provinsi Jateng, kemudian nomor duanya baru Yogyakarta,” kata Syafruddin dalam keterangan tertulisnya. 

Baca juga: Jateng Hemat APBD Hingga Rp 1,2 Triliun, Ini Rahasianya...

Perlu diketahui melalui SAKIP, Pemprov Jateng berhasil memangkas ribuan kegiatan di tahun 2018. Sekitar 80,84 persen kegiatan di Jateng dipangkas, dari yang semula 4.646 kegiatan, hanya menjadi 890 kegiatan saja.

Tak hanya itu, Jateng  juga mengembangkan perencanaan kegiatan terintegrasi melalui Government Resources Management System (GRMS).

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, keberhasilan Pemprov Jateng meraih predikat A karena pihaknya belajar dari tahun sebelumnya. Katanya, Jateng mencoba pula menyerap strategi provinsi lain sehingga mampu mencapai hasil maksimal tahun ini.

“Tinggal bagaimana komitmen kita semua untuk bersama-sama memperbaiki akuntabilitas dan kinerja,” kata Ganjar.

Ketika ditanya tentang efisiensi anggaran Provinsi Jateng yang paling tinggi dibandingkan provinsi lain, menurut Ganjar, bukan sesuatu yang harus dilebih-lebihkan.

“Sebenarnya bukan tidak bagus tingkat efisiensi di provinsi-provinsi lain, tapi mungkin mereka lebih duluan lebih efisien dibandingkan Jateng,” ujarnya.

Ganjar menambahkan, kiat atau cara tepat untuk melakukan efisiensi anggaran adalah mulai dari perencanaan yang baik, mengukur kinerja, memastikan program-program yang dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan perencanaan.

“Mengukurnya secara teknis gampang, yaitu apa program yang ada di depan maka dilihat bentuk kegiatan akhirnya apa. Kemudian kami kurangi kegiatan duplikasi dan yang penting. Kuncinya  adalah rajin memelototi sebuah perencanaan hingga pelaksanaan,” terangnya.

Baca jugaKPK: E-Budgeting Anggaran DPR Bisa Jadi Solusi Antikorupsi

Lebih lanjut Ganjar menuturkan, dengan diterapkannya SAKIP, maka terjadi sinkronisasi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang terukur serta akuntabel. Hasilnya SAKIP ini dapat mengurangi kebocoran anggaran.

“Efisiensi itu bisa kami alihkan untuk anggaran pendidikan, dan kami bisa berikan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan sumber daya manusia,” tambahnya.

Sebagai informasi, acara SAKIP Award 2018 di Makassar itu hampir seluruh kepala daerah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Seluruh kabupaten kota di Jateng itu meraih penilaian B pada SAKIP Award 2018. Sementara Kabupaten Banyumas, Cilacap, Wonogiri, dan Kota Pekalongan meraih penilaian atau predikat BB .

Untuk diketahui, selain Jawa Tengah yang mendapat nilai A, ada tiga provinsi lain di Indonesia yang memperoleh nilai A, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. 

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Oknum PNS Riau Edarkan Sabu, Keluar Masuk Penjara tapi Tetap Berdinas

Regional
Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Klaster Keluarga di Karangasem, 37 Warga di Sebuah Desa Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Pura-pura Minta Antar Beli Bensin, Pemuda Ini Rampas Motor Teman Sekolah

Regional
Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Terima Transfer Rp 51 Juta dari BCA, Ardi Mengira Komisi Jual Mobil, Kini Ditahan Meski Berusaha Mengembalikan

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Polisi Ungkap Prostitusi Online Tawarkan Threesome, Muncikari dan Admin Grup Chat Ditangkap

Regional
Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Besan Bacok Besan di Aceh Timur, gara-gara Menantu Terlalu Cepat Melahirkan

Regional
Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Erupsi

Regional
DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

DPD Demokrat Sulut Sebut Kadernya Dirayu untuk Mendukung KLB

Regional
Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Regional
Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Dilantik Jadi Wabup OKU, Johan Anuar Terdakwa Korupsi Lahan Kuburan Boleh Keluar Rutan

Regional
Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Puluhan Wartawan di Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
11.490 Vaksin Tahap Kedua Tiba di Riau, Ini Daftar Golongan Penerima

11.490 Vaksin Tahap Kedua Tiba di Riau, Ini Daftar Golongan Penerima

Regional
Tamu Berjoget Tanpa Masker, Koordinator Resepsi hingga Pengelola Gedung Diinterogasi Polisi

Tamu Berjoget Tanpa Masker, Koordinator Resepsi hingga Pengelola Gedung Diinterogasi Polisi

Regional
Ini Penyebab Perselisihan Wali Kota Tegal dan Wakilnya yang Berujung Laporan Polisi

Ini Penyebab Perselisihan Wali Kota Tegal dan Wakilnya yang Berujung Laporan Polisi

Regional
Pemkot Pontianak Tetapkan Status Siaga Karhutla

Pemkot Pontianak Tetapkan Status Siaga Karhutla

Regional
komentar di artikel lainnya