Banjir Rendam Ratusan Rumah di Prabumulih

Kompas.com - 15/02/2019, 18:07 WIB
Warga Kelurahan Payu Putat memperlihatkan bagian bawah rumah mereka yang mulai terendam banjir akibat luapan sungai lematang dan curah hujan yang turun cukup tinggi beberapa hari ini. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIAWarga Kelurahan Payu Putat memperlihatkan bagian bawah rumah mereka yang mulai terendam banjir akibat luapan sungai lematang dan curah hujan yang turun cukup tinggi beberapa hari ini.

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Ratusan rumah di Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan terendam banjir sejak pekan lalu. 

Banjir disebabkan tingginya intensitas hujan yang turun dan mengakibatkan luapan Sungai Lematan yang berada dekat dengan permukiman warga. 

Pantauan di lokasi, banjir yang merendam perumahan warga di kelurahan tersebut cukup luas dan merata. Kedalaman banjir mencapai 40 hingga 80 sentimeter.

Lurah Payu Putat Edi Suanto mengatakan, ada 300 rumah yang terendam banjir akibat luapan sungai. 

“Sedikitnya ada 300 rumah yang sudah terendam banjir. Banjir ini baru permulaan, ada kemungkinan permukaan air akan bertambah tinggi jika hujan terus turun. Untuk mengantisipasi jangan sampai berdampak pada warga. Pihak staf kelurahan mulai melakukan sosialisasi agar warga berhati-hati dan tetap menjaga kesehatan jangan sampai terkena penyakit,” katanya saat ditemui di lokasi banjir, Jumat (15/2/2019).

Baca juga: Pesan Gus Ipul untuk Gubernur Khofifah, Atasi Banjir dan Lindungi UMKM 

Selain rumah, ratusan sawah warga yang belum panen juga terendam banjir. 

Salah satu warga, Dencik berupaya menyelamatkan barang miliknya dengan memindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Dencik mengatakan, banjir kali ini belum terlalu tinggi dibanding tahun lalu.

Namun, kata Dencik, besar kemungkinan dalam beberapa hari ke depan air banjir akan bertambah tinggi.

Baca juga: PDAM Salurkan 3.000 Liter Air Bersih Untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Bandung.

Dencik mengatakan, jika banjir tak surut dalam beberapa hari ke depan, warga akan kesulitan mencari nafkah. Warga di desa itu bergantung dari hasil kebun karet 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Di Sekolah Ini, Hanya Ada 1 Ruang Kelas dan 1 Guru untuk Seluruh Siswa

Regional
Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Wajah Jenazah Dalam Koper Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

Regional
Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Regional
Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X