Kasus Investasi Bitcoin BTC Panda, Polisi Pertemukan Pelapor dan Terlapor

Kompas.com - 13/02/2019, 15:05 WIB
Terlapor HM (kanan) dan dua kuasa hukumnya di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (13/2/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURTerlapor HM (kanan) dan dua kuasa hukumnya di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (13/2/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Kasus dugaan penipuan dalam jaringan investasi virtual Bitcoin BTC Panda terus bergulir. Tim penyidik Polda Kepulauan Bangka Belitung mengkonfrontir terlapor dan pelapor, Rabu (13/2/2019).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes (Pol) Budi Hariyanto membenarkan kehadiran terlapor dan pelapor di ruang penyidik polda lantai dua.

"Terlapor HM dan pelapor Andre hadir di ruangan. Konfrontir soal adanya pengembalian Bitcoin atau tidak," kata Budi yang dikonfirmasi Kompas.com di ruang kerjanya.

Dia mengungkapkan, sempat ada simpang siur soal pengembalian sebanyak 200 Bitcoin. Di hadapan penyidik terlapor juga mengaku telah melakukan pengembalian.

Baca juga: 5 Fakta Kasus Investasi Bitcoin BTC Panda, Terkecoh Pelayanan Wah hingga Merugi Rp 480 Juta

"Jadi penyelidikan ini berkembang. Saya di sini dan juga dari Polda Metro dan Kapolda juga memperhatikan kasus ini," sebutnya.

Meskipun pada jadwal penyelidikan pertama terlapor, tidak hadir, Budi menilai kedua belah pihak masih kooperatif sehingga belum ada upaya penahanan.

"Mereka yang tidak hadir tetap melapor, dan pada yang kedua ini sama-sama hadir," jelasnya.

Sementara terlapor HM hadir didampingi dua kuasa hukumnya yakni Reza Pravitasari dan Caesar Ray Al Akbar. HM enggan menjawab pertanyaan awak media dan menyerahkannya pada kuasa hukum.

"Kalau untuk pengembalian berapa nilainya kami belum bisa jawab. Ini seolah-olah memang ada (investasi) di klien kami," kata Reza Pravitasari saat jeda penyelidikan di Mapolda Bangka Belitung.

"Kalau untuk pelaporan kami anggap wajar saja setiap warga negara berhak," timpal Caesar Ray Al Akbar.

Baca juga: Kesaksian Korban Investasi Bitcoin BTC Panda: Dijemput Ferrari dan Menginap di Hotel Mewah Malaysia

Baik HM dan dua kuasa hukumnya tidak bersedia diwawancara berlama-lama dengan dalih masih harus menjalani sesi penyelidikan lanjutan.

Sementara Andre yang menjadi pelapor dengan kerugian Rp480 juta mengatakan, keterangan terlapor berbelit-belit.

"Kalau sudah dikembalikan mana buktinya?. Bahkan HM bilang dia cuma anggota sedangkan di foto pakai baju panitia, saya serahkan ke penyidik bukti itu," kata Andre di Mapolda Bangka Belitung.

Andre berharap, terlapor mau mengembalikan Bitcoin jaringan BTC Panda yang masih tertahan dan tidak membuka jaringan baru yang berpotensi terjadi kasus yang sama.

Baca juga: Korban Investasi Bitcoin Bodong Luncurkan Akun Masyarakat Anti Ponzi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Regional
Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara 'Soft'

Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X