PN Makassar Vonis Bebas Bandar Narkoba Pemilik 3,5 Kilogram Sabu

Kompas.com - 12/02/2019, 13:46 WIB
Ilustrasi sabuShutterstock Ilustrasi sabu


MAKASSAR, KOMPAS.com — Pengadilan Negeri (PN) Makassar memvonis bebas bandar narkoba Syamsul Rizal alias La Kijang (32), warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Vonis bebas La Kijang ini diketahui setelah wartawan mengecek situs webresmi PN Makassar yang diterbitkan pada Senin (11/2/2019) dengan nomor perkara 434/Pid.Sus/2018/PN Mks.

Terdakwa Syamsul Rizal alias La Kijang divonis bebas oleh PN Makassar tertanggal 8 Januari 2019.


Putusan nomor perkara 434/Pid.Sus/2018/PN Mks itu berbunyi, menyatakan terdakwa Syamsul Rijal tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan pertama, kedua, dan dakwaan ketiga.

Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan-dakwaan tersebut. Memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan.

Di putusan juga disebutkan agar memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat serta martabatnya. Serta, membebankan biaya perkara kepada negara.

Baca juga: Bawa 1 Kilogram Sabu Dalam Truk Tepung Sagu, 2 Pelaku Diamankan

Diketahui, Syamsul Rizal alias La Kijang ditangkap tim Narkoba Polda Sulsel di Sungai Nyamuk, Desa Bambanga, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, 28 Mei 2018 lalu.

Sebelum ditangkap, La Kijang sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Pinrang sejak April 2016 lalu atas kepemilikan 3,5 kilogram narkoba jenis sabu.

La Kijang menjadi DPO Dit Narkoba Polda Sulsel berdasarkan pada Laporan DPO/15/IV/2016/ Res. Prg/Narkoba dan ditangkap saat sedang dalam perjalanan menggunakan speed boat dari perbatasan Filipina menuju Sungai Nyamuk.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Makassar Bambang Nur Cahyo yang dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019), membenarkan vonis bebas tersebut.

Namun, secara detailnya, Bambang belum mengetahui persis.

“Kalau sudah masuk dalam website resmi PN Makassar, berarti itu sudah resmi divonis oleh hakim. Tapi mengenai soal secara detailnya seperti siapa hakimnya dan pertimbangannya apa, saya belum tahu. Saya lagi ada rapat di pengadilan tinggi, nanti ya,” singkatnya.

Halaman:



Close Ads X