Siswa yang Merokok di Kelas dan Tantang Gurunya Menangis Minta Maaf

Kompas.com - 11/02/2019, 05:00 WIB
Nur Khalim (kiri) dan AA, siswa yang merokok di dalam kelas dan menantangnya hingga videonya viral di media sosial sepakat berdamai dalam mediasi di kantor Polsek Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019). KOMPAS.com/HAMZAH ARFAHNur Khalim (kiri) dan AA, siswa yang merokok di dalam kelas dan menantangnya hingga videonya viral di media sosial sepakat berdamai dalam mediasi di kantor Polsek Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (10/2/2019).

GRESIK, KOMPAS.com — Mediasi berujung damai telah disepakati oleh guru SMP PGRI Wringinanom Nur Khalim dan siswanya AA (15), Minggu (10/2/2019).

Sebelum kedua belah pihak menandatangani surat damai, AA diminta untuk membacakan terlebih dahulu surat pernyataan di depan para saksi dan awak media di Kantor Polsek Wringinanom, Gresik.

Baca juga: Inspirasi dari Nur Khalim, Guru Bergaji Rp 450.000 yang Diejek dan Ditantang oleh Siswanya di Kelas

AA yang membacakan surat pernyataan tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang telah mencoreng institusi pendidikan itu. Selepas membaca surat tersebut, AA terlihat meneteskan air mata.

"Dengan ini saya meminta maaf. Sekali lagi meminta maaf atas perbuatan yang saya lakukan terhadap guru saya Bapak Nur Khalim yang terjadi pada 2 Februari 2019 sekitar pukul 08.00 WIB di dalam kelas saat jam pelajaran dan itu menyebar di media sosial," kata AA, saat mengawali pembacaan surat pernyataan.

Baca juga: Video Ditantang Siswa yang Merokok di Kelas Viral, Ini Respons Pak Guru Nur Khalim

"Saya menyesal dan tahu kalau itu salah. Dengan kesadaran saya berjanji, demi Allah saya tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mediasi yang dilakukan untuk mendamaikan Nur Khalim dan AA di Mapolsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH Mediasi yang dilakukan untuk mendamaikan Nur Khalim dan AA di Mapolsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).

Dengan berbesar hati, Nur Khalim ikut mendampingi AA dalam membaca surat tersebut, menandatangani surat, dan kemudian menerima permintaan maaf dari AA yang saat itu menitikkan air mata.

Nur Khalim sendiri mengaku ikhlas dengan kejadian yang menimpanya. Menurut dia, hal itu merupakan salah satu risiko menjadi seorang tenaga pendidik.

Baca juga: Begini Kronologi Siswa Merokok dan Tantang Gurunya di Kelas

"Saya sendiri sudah memaafkan perbuatan dia. Bagaimanapun dia anak didik saya, dan saya harus profesional dengan profesi saya sebagai tenaga pendidik. Saya yakin, pasti ada hikmah dari semua kejadian ini," tutur Nur Khalim.

Sebelumnya sempat beredar di berbagai media sosial, video saat AA merokok di dalam kelas dan menantang Nur Khalim berkelahi dengan memegang kerah baju gurunya itu. 

AA kesal karena sebelumnya Nur Khalim menegurnya. AA ditegur karena bolos sekolah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.