Dinkes: 2 Penderita DBD Meninggal karena Terlambat Mendapat Pertolongan Medis

Kompas.com - 04/02/2019, 15:57 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Didik Setyo Margono mengatakan, dua penderita DBD di Magetan meninggal karena terlambat mendapat pertolongan medis, Senin (4/2/2019). KOMPAS.com/SUKOCOKepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Didik Setyo Margono mengatakan, dua penderita DBD di Magetan meninggal karena terlambat mendapat pertolongan medis, Senin (4/2/2019).

MAGETAN , KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menanggapi soal jatuhnya korban jiwa akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Magetan. 

Menurut catatan Dinkes Magetan, satu penderita DBD di Kabupaten Magetan dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (03/02/2019) sekitar pukul 23:50 WIB.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Magetan Didik Setyo Margono mengatakan, penderita DBD yang meninggal masih anak-anak.

"Penderita yang meninggal kemarin atas nama Aida Ramdhina Nafiah (7,5) kalau sebelumnya Rasya Nindiez (9) yang meninggal pada Minggu (14/01/2019),” ujarnya, Senin (04/01/2019). 

Baca juga: Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan Imbau Warga Tanam Lavender

Dari catatan Dinkes Kabupaten Magetan, kedua korban meninggal karena lambat mendapat pertolongan medis.

Korban penderita demam berdarah atas nama Aida Ramdhina bahkan tinggal terpisah dari orangtua karena dirawat oleh neneknya. Kedua orangtua Aida merantau ke Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Hasil peyelidikan dua duanya karena keterlambatan keluarga membawa ke sarana kesehatan,“ imbuh Didik.

Dari catatan Dinkes Kabupaten Magetan, hingga Senin tercatat 78 penderita yang melaporkan terkena demam berdarah, sementara dua penderita DBD dilaporkan meninggal dunia. 

Untuk mencegah semakin meluasnya penyakit DBD, Bupati Magetan Suprawoto menerjunkan siswa sekolah untuk berburu sarang nyamuk.

Menurutnya, kegiatan pemberasntasan jentik nyamuk dengan melibatkan siswa sekolah lebih efektif dalam membasmi sarang nyamuk.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.