Tangani Penderita Obesitas, Sunarti, RSHS Siapkan Edukasi dan Pengaturan Pola Makan

Kompas.com - 03/02/2019, 16:45 WIB
Sunarti (39), perempuan berbobot 148 kilogram asal Karawang yang mengalami obesitas lantaran kerap ngemil mi dan bakso kini dirawat di RSUD Karawang, Rabu (30/1/2019).
KOMPAS.com/FARIDA FARHANSunarti (39), perempuan berbobot 148 kilogram asal Karawang yang mengalami obesitas lantaran kerap ngemil mi dan bakso kini dirawat di RSUD Karawang, Rabu (30/1/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan mengatur pola makan Sunarti (39), perempuan penderita obesitas asal Karawang, Jawa Barat.

Pengaturan pola makan ini untuk mengurangi berat badan Sunarti yang mencapai 148 kilogram.

"Kami perbaiki dulu untuk mengurangi berat badannya. Jadi lebih penting lagi mengevaluasi pasien, edukasi diberikan, mungkin bisa rawat jalan, tapi ini kami belum tentukan," kata Direktur SDM dan Pendidikan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dr Yana Akhmad Supriatna, di RSHS, Bandung, Minggu (3/2/2019).

Warga Perum Terangsari, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang itu sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, sampai akhirnya dirujuk ke RSHS setelah menjalani serangkaian pemeriksaan.

Baca juga: Bobot Sunarti Bertambah karena Konsumsi Obat Steroid Pereda Nyeri Sendi

Pemeriksaan itu seperti jantung, gula darah hingga paru-paru.

Sunarti tiba di RSHS pada Kamis (31/1/2019) pada pukul 20.48 WIB dan mendapatkan perawatan tim dokter.

"Kami akan rawat, tindakan medisnya macam-macam ada tindakan medis konservatif, dietnya diperbaiki, hingga edukasinya, kami siapkan nanti," kata Yana.

Yana mengatakan, ada beberapa faktor penyebab obesitas Sunarti.

"Itu biasanya jaringan lemak di badan, ditambah konsumsi dan kebiasaan pasien, dan pemakaian obat yang tidak sesuai," ujar dia.

Baca juga: Keinginan Pertama Sunarti Jika Sembuh dari Obesitas 148 Kilogram...

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola makan dan beraktivitas seimbang.

"Kalau kelebihan intake yang masuk dengan yang dikeluarkan dengan bentuk energi kurang atau tidak seimbang, itu bisa menyebabkan orang cepat gemuk, apalagi kalau sudah bakat," kata Yana.

Adapun, kategori obesitas ini bisa dilihat dari hitungan berat badan dan tinggi badan yang tidak seimbang.

Penderita obesitas kronis bahkan bisa menimbulkan sejumlah penyakit lain yang dideritanya, mulai dari diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit lainnya.

"Di samping aktivitas terganggu, faktor psikologi terganggu juga tentunya," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X