Ini Sosok Jon Duarmas, Guru SMK yang Tewas Tertimpa Longsor di Belakang Rumahnya

Kompas.com - 02/02/2019, 23:24 WIB
Personil TNI-Polri bersama pemerintah terkait saat melakukan pembersihan longsor di wilayah Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, Sabtu (02/02/2019). Dokumen Kodim MinahasaPersonil TNI-Polri bersama pemerintah terkait saat melakukan pembersihan longsor di wilayah Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, Sabtu (02/02/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Jon Duarmas (45), warga Kelurahan Taas, Lingkungan I, Kecamatan Tikala, tewas tertimpa longsor di belakang rumahnya, Jumat (01/02/2019). Jon merupakan guru di SMK Negeri 9 Manado.

Sosok yang dikenal baik, rajin ke gereja, dan tegas ini, meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan tetangga.

Jeffry Saroinsong, tetangga korban mengatakan, almarhum sangat ramah kepada orang lain.


"Orangnya baik, rajin ke gereja, tegas, dan seorang guru juga. Setiap di jalan dan berpapasan dengan orang, dia selalu menyapa," kata Jerry kepada Kompas.com, Sabtu (02/02/2019).

Menurut Jeffry, Jon sudah cukup lama tinggal di Manado.

"Kalau tidak salah korban guru di SMKN 9 Manado. Korban memiliki dua anak perempuan," ujar dia yang saat dikonfirmasi berada di rumah duka, di Desa Kamangta, Kabupaten Minahasa.

Baca juga: Pemprov Sulut Salurkan 7.082 Bantuan untuk Manado

Terkait kronologi kejadian, Jeffry menceritakan, pertama itu longsor kecil.

"Kemungkinan, pak Jon melihat ke belakang rumah, dan terjadi longsor besar dan langsung menimpa korban. Itu yang setahu saya," sebutnya.

Menurut dia, kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita.

"Info memang sempat simpang siur. Karena di dalam rumah ada lima orang, info beredar mertua korban yang tertimpa, namun saat saya bersama empat orang tetangga berusaha evakuasi dan mencari, ternyata pak Jon yang tertimbun," ucap Jeffry.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X