KILAS DAERAH

Fokus Membangun, Seluruh Kepala Daerah Sulut Tandatangani Perjanjian Kinerja

Kompas.com - 01/02/2019, 20:00 WIB
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak seluruh Kepala Kepala Perangkat Daerah (PD) Provinsi Sulut lebih fokus pada kinerja dalam menjalankan seluruh program prioritas Pemprov Sulut. Dok. Humas Pemprov SulutGubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak seluruh Kepala Kepala Perangkat Daerah (PD) Provinsi Sulut lebih fokus pada kinerja dalam menjalankan seluruh program prioritas Pemprov Sulut.

KOMPAS.com – Untuk meningkatkan fokus serta kinerja dalam membangun Sulawesi Utara (Sulut), seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) Provinsi Sulut menandatangani perjanjian kinerja, di Kantor Gubernur Sulut, Manado, Kamis (31/1/2019).

Menurut Kepala Biro Organisasi Glady Kawatu, penandatanganan kinerja tersebut dilakukan untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, nomor 53 tahun 2014 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, penandatangan kinerja tersebut bukan sekadar simbol. Lebih dari itu, Olly meminta agar seluruh PD lebih fokus pada kinerja dalam menjalankan seluruh program prioritas Pemprov Sulut.

"Penandatanganan perjanjian kinerja ini bukanlah hal yang baru dan telah dilakukan berulang kali. Laksanakan program pembangunan dengan optimal, seperti keberhasilan kami menurunkan angka kemiskinan hingga satu digit dan memperoleh penghargaan tingkat nasional di Surabaya," ucap Olly.

Lebih jauh, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (31/01/2019), Olly mengajak seluruh Kepala PD untuk terus bekerja dan menciptakan prestasi bagi Sulut di berbagai sektor, yaitu pariwisata, infrastruktur dan lainnya.

Baca jugaBuka Rute Manado-Xian, Gubernur Sulut Yakin Dongkrak Kunjungan Wisman 

"Tentunya ada kepuasan tersendiri bagi kami semua jika nanti setelah berhenti bekerja atau pensiun ada prestasi dan hasil kerja yang dapat dikenang. Ini adalah suatu kebanggaan yang tidak bisa diukur dengan apapun," terang Olly.

Selain itu, upaya untuk terus menurunkan angka kemiskinan di Sulut juga menjadi latar belakang penandatanganan perjanjian tersebut.

Seperti diketahui, Pemprov Sulut berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 7 persen. Namun, Olly berupaya untuk terus menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai angka 6,7 persen.

"Semoga target penurunan angka kemiskinan di awal kepemimpinan saya dan Pak Wakil Gubernur, yaitu 8,9 persen dan turun hingga 6,7 persen dapat tercapai," ucap Olly.

Sebagai informasi, Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) memberikan penghargaan Adhi Purna Prima kepada Olly untuk kategori pengentasan kemiskinan dengan ikon “Terus Melejit di Level Satu Digit” pada 28 Januari 2019 lalu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X