13 Orang Tewas, Nakhoda Kapal yang Tenggelam di Sungai Kapuas Jadi Tersangka

Kompas.com - 29/01/2019, 13:29 WIB
Proses pencarian korban kapal tenggelam di Sungai Kapuas di Desa Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (22/1/2019) Dok. Kantor SAR PontianakProses pencarian korban kapal tenggelam di Sungai Kapuas di Desa Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (22/1/2019)

KAPUAS HULU, KOMPAS.com - Pengemudi kapal motor yang tenggelam di Sungai Kapuas, Muhammad Gunawan alias MG ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa yang terjadi di Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar pada Sabtu (19/1/2019) yang lalu.

Kepala Satuan Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko mengatakan, MG ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan yang menyebabkan 13 orang meninggal dunia tersebut.

"Iya, sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Siko saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler, Selasa (29/1/2019) siang.

Berdasarkan keterangan dari tersangka, kata Siko, penyebab tenggelamnya kapal tersebut karena kelebihan muatan dan arus sungai yang deras pada saat itu.

Peristiwa kecelakaan tersebut berawal ketika kapal motor yang dikemudikan MG tersebut membawa 24 orang penumpang serta 9 unit kendaraan bermotor menyeberang dari PT Berlian Estate menuju penyebrangan dermaga PT SJRE (Apeng).

Baca juga: Empat Korban Hilang Kapal Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan, Total 13 Orang Tewas

Namun, saat bertolak untuk menyeberang dari dermaga yang satu ke dermaga yang lainnya, sekitar 10 meter sebelum dermaga tujuan, kapal kemudian tenggelam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam musibah yang terjadi pada Sabtu malam, 1 orang ditemukan tewas, 11 orang berhasil selamat dan 12 orang dinyatakan hilang.

Upaya pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk mencari korban hilang yang diduga terbawa arus sungai.

Pencarian yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut itu berhasil menemukan ke-12 korban yang hilang, namun dalam keadaan meninggal dunia.

Sedangkan muatan berupa sejumlah kendaraan bermotor dan barang lainnya turut tenggelam bersama kapal yang karam tersebut.

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

Dalam peristiwa tersebut, MG dijerat dengan Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Untuk tersangka MG saat ini sudah ditahan di Polres Kapuas Hulu," pungkas Siko.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.