Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Dukung Pembangunan, PKK Kota Semarang Luncurkan Aplikasi SIM PKK

Kompas.com - 24/01/2019, 16:32 WIB
Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Semarang Tia Hendi, saat meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK dihadapan ratusan kader PKK Kota Semarang, Senin (21/1/2019) Dok. Humas Pemkot SemarangKetua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Semarang Tia Hendi, saat meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK dihadapan ratusan kader PKK Kota Semarang, Senin (21/1/2019)

KOMPAS.com – Untuk mendukung pembangunan Kota Semarang, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Semarang meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK di Semarang, Senin (21/1/2019).

SIM PKK diluncurkan oleh ketua TP PKK Tia Hendi bersama dengan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu dihadapan ratusan kader PKK Kota Semarang. Melalui aplikasi tersebut diharapkan akan terhimpun berbagai data dari seluruh kelompok dasa wisma se-Kota Semarang secara sistematis.

”Saya berharap seluruh kader PKK baik di kecamatan dan kelurahan sebagai garda terdepan PKK Kota Semarang dapat semakin optimal di tahun 2019 dan melanjutkan sinergitas yang telah terjalin baik dengan jajaran OPD Kota Semarang,” ucap Tia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (24/1/2019).

SIM PKK juga diharapkan mampu memberikan data dan informasi terkait pelaksanaan 10 program PKK secara cepat, akurat, dan menyeluruh mulai dari tingkat dasa wisma. Data tersebut kemudian akan terintegrasi melalui sistem untuk dapat dimanfaatkan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota hingga pusat.

Baca jugaWali Kota Hendi Ajak Ibu-ibu Pengajian Bangun Kota Semarang

Data yang terhimpun selanjutnya dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan dan program oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Dengan demikian, program dan kebijakan yang diambil akan semakin tepat sasaran sesuai kebutuhan warga masyarakat.

Sejumlah data yang terekam dalam aplikasi SIM PKK di antaranya, yaitu data rumah sehat dan tidak sehat, data kelahiran, kematian, ibu hamil, nifas, data pendidikan, data jaminan kesehatan dan lainnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Hevearita G. Rahayu yang datang mewakili Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, bahwa PKK dan Pemkot Semarang merupakan dua sejoli yang saling mengisi.

Kerja sama sinergis itu membuat Kota Semarang mampu menyelesaikan lebih dari 2.000 kegiatan dan meraih 47 penghargaan tingkat provinsi dan nasional.

Untuk itu, ke depannya diharapkan PKK dapat semakin eksis dan maksimal mengawal berbagai program Pemkot Semarang. Khususnya masalah pemberdayaan perempuan, keluarga, kesetaraan gender dan lainnya.

Baca jugaMengurai Permasalahan Sampah, Semarang Kembali Bangun PLTSa Kedua

Selain peluncuran SIM PKK, dilaksanakan juga sosialisasi dan pelatihan langsung yang diikuti oleh ketua beserta kader PKK Kecamatan se-Kota Semarang. Tujuannya, agar para kader dapat melakukan pengisian, pendataan dan pelaporan melalui aplikasi ini secara lengkap. Untuk pendataan dan pengisian, para kader dapat mengakses sisfo. pkk.semarangkota.go.id.

Sebagai informasi, peluncuran SIM PKK dilakukan bersamaan dengan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Kota Semarang. Rakon tersebut juga membahas laporan kegiatan dan evaluasi program PKK Kota Semarang tahun 2018.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Regional
Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara 'Soft'

Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Regional
komentar di artikel lainnya