Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya Bertambah Jadi Empat

Kompas.com - 23/01/2019, 14:13 WIB
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan saat memberikan update kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng di Surabaya, Jumat (28/12/2018). KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan saat memberikan update kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng di Surabaya, Jumat (28/12/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Tersangka kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya bertambah.

Sebelumnya tersangka berinisial F, kini ada 3 nama inisial lagi yang ditetapkan tersangka, yakni RH, R, dan AL.

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan, ketiga orang itu muncul setelah penyidik melakukan gelar perkara beberapa kali dan terakhir Selasa kemarin.

"Dua orang dari PT Saputra dan 1 orang dari PT Nusa Konstruksi Enjiniring. Mereka semua pelaksana proyek basement Rumah Sakit Siloam Jalan Gubeng," kata Luki, Rabu (22/1/2019).


Baca juga: Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Penyidik, kata dia, sudah memeriksa 40 saksi dari 16 perusahaan yang terlibat pembangunan proyek tersebut.

"Penyidikan masih akan terus berlangsung karena perusahaan yang terlibat cukup banyak," katanya.

Seperti diberitakan, sebagian Jalan Raya Gubeng ambles pada 17 Desember 2018 sedalam 10 meter. Lokasi ambles diduga dampak dari proyek pembangunan basement 2 lantai yang berada di belakang Rumah Sakit Siloam Surabaya.

Baca juga: Polisi Periksa Perizinan Proyek Basement RS Siloam Jalan Gubeng Surabaya

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun salah satu jalan protokol Surabaya itu sempat ditutup. Jalan Gubeng kembali bisa dimanfaatkan setelah 10 hari dilakukan pengurukan dan normalisasi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X