Kompas.com - 22/01/2019, 20:57 WIB
Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin. KOMPAS.com/SYARIFUDIN Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin.

DOMPU, KOMPAS.com - Keberadaan anjing liar di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), sangat meresahkan warga. Apalagi, anjing-anjing yang berkeliaran itu telah mengigit sebanyak 192 warga.

Menyikapi kasus gigitan anjing, Bupati Dompu Drs Bambang M Yasin mengerahkan tim pembasmi anjing liar dan anjing gila untuk mencegah penyebaran wabah rabies yang saat ini mengancam wilayah setempat

"Saat ini tim sudah ada di lokasi untuk melakukan eliminasi anjing gila karena gigitannya berpotensi menularkan rabies," kata Bupati Bambang, Senin (22/1/2019)

Bambang menyebutkan, tim pengendali rabies ini terdiri atas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kesehatan Kabupaten, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup.

Baca juga: Razia Anjing dan Kucing Liar yang Ditunda untuk Mencari Solusi Tepat Cegah Rabies...

 

Petugas pembasmi binatang liar itu terus bergerak dengan sasaran di sejumlah desa yang tersebar di beberapa Kecamatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kata dia, pemusnahan anjing gila tersebut dilakukankan dengan cara diracun karena dikhawatir menularkan virus rabies melalui gigitan binatang liar tersebut.

Saat ini, kata Bupati, pemerintah telah menetapkan Dompu sebagai daerah dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies. Penetapan KLB ini menyusul banyak kasus gigitan anjing di Dompu.

Bahkan, gigitan anjing gila itu telah merenggut nyawa dua warga setempat.

Baca juga: 192 Warga Dompu Jadi Korban Anjing Gila, Dua Meninggal Dunia

"Dengan banyaknya korban, kami nyatakan Dompu sebagai KLB. Data terakhir korban yang terkena gigitan anjing gila adalah 192 orang, dua orang diantaranya telah dinyatakan meninggal dunia. Namun kita belum bisa pastikan korban tewas akibat rabies. Untuk memastikan itu, sekarang kami masih menunggu hasil uji laboratorium," ucapnya.

Populasi anjing liar

Menurut Bambang, populasi anjing liar di wilayahnya terbilang cukup tinggi. 

"Berdasarkan keterangan dari Direktorat Peternakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, populasi anjing di Kabupaten Dompu sudah mencapai 27.000 ekor atau 10 persen dari jumlah penduduk," sebutnya. 

Selain melakukan pengendalian anjing liar, pemerintah Dompu kini lebih intens melakukan sosialisasi tentang penanggulangan wabah rabies. Bupati juga meminta kepada seluruh PNS agar menyampaikan informasi tentang bahaya virus anjing gila kepada seluruh warga masyarakat.

Diketahui, kasus penyerangan anjing gila di Kabupaten Dompu terjadi sejak September 2018. Tercatat hingga Januari 2019, sebanyak 192 warga menjadi korban gigitan binatang liar tersebut, dua orang diantaranya telah meninggal dunia. 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.