Seorang Wanita di Klaten Tewas Tertabrak Kereta Api Bandung-Surabaya

Kompas.com - 21/01/2019, 12:02 WIB
Ilustrasi tertabrak kereta.KOMPAS.com/Robertus Belarminus Ilustrasi tertabrak kereta.

KLATEN, KOMPAS.com - Marjini, warga Dukuh Jetis, Desa Boto, Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, ditemukan tewas di perlintasan kereta api Dukuh Turen, Desa Tlobong, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/1/2019).

Perempuan berusia 63 tahun tewas diduga tertabrak Kereta Api Turangga KA 50 jurusan Bandung-Surabaya.

Jasad Marjini ditemukan di lokasi kejadian sudah dalam kondisi tak utuh oleh petugas KAI Delanggu sekitar pukul 04.21 WIB.

"Tadi pagi ada petugas KAI Stasiun Delanggu melaporkan kejadian itu ke Polsek," kata Kapolsek Delanggu AKP Totok Mugiyanto dikonfirmasi, Senin.


Baca juga: Anak Berkebutuhan Khusus Meninggal Tertabrak Kereta Api

Dari keterangan saksi di lokasi, kata Kapolsek, korban awalnya berjalan di dekat perlintasan kereta api. Korban tidak menyadari dari arah selatan melaju kereta api jurusan Bandung-Surabaya.

"Korban tertabrak kereta api dan meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi luka parah," ungkapnya.

Terkait motif korban hingga tertabrak kereta api, Kapolsek mengatakan belum diketahui secara pasti. Sebab, pada saat kejadian korban ditemukan sudah tewas.

"Korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi," kata Kapolsek.

Baca juga: Seorang PNS Meninggal akibat Tertabrak Kereta Api Joglosemarkerto




Close Ads X