Anak Berkebutuhan Khusus Meninggal Tertabrak Kereta Api

Kompas.com - 05/12/2018, 20:14 WIB
Ilustrasi tertabrak kereta.KOMPAS.com/Robertus Belarminus Ilustrasi tertabrak kereta.



YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anak berkebutuhan khusus,TR (14), Rabu (05/12/2018) tertabrak kereta api (KA) di depan Pasar Talok daerah Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Akibat kejadian tersebut, TR meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Gondokusuman Kompol Boni Fasius Slamet mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.40 WIB.

"Korban ini berkebutuhan khusus, cenderung tuna rungu, tuna wicara dan mental," ujar Kapolsek Gondokusuman, Rabu (05/12/2018).


Baca juga: Seorang PNS Meninggal akibat Tertabrak Kereta Api Joglosemarkerto

Boni menuturkan, korban merupakan warga Gendeng, Banciro, Gondokusuman.

Sebelum kejadian, korban berada di daerah Pasar Talok daerah Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Korban, lanjutnya, tiba-tiba melintas di rel kereta api. Secara bersamaan, melintas Kereta Api Pramek jurusan Solo - Kutoarjo.

"Masinis sudah membunyikan klakson berulang- ulang, tetapi karena jarak yang sudah dekat korban tertabrak," urainya

Akibat kejadian tersebut TR (14) mengalami luka cukup parah. Korban meninggal di lokasi kejadian.

"Kami mendatangi lokasi dan melakukan oleh TKP serta meminta keterangan saksi-saksi. Jenazah korban lalu di bawa ke RS Bhayangkara," ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati ketika berada di sekitar perlintasan rel kereta api. 



Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X