Pegawai Berlarian Saat Wagub Jabar Sidak Galian C Ilegal di Kota Tasikmalaya

Kompas.com - 17/01/2019, 16:35 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi galian pasir tak berizin di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya, Kamis (17/1/2019) siang. KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHAWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi galian pasir tak berizin di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya, Kamis (17/1/2019) siang.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melakukan inspeksi mendadak (sidak) galian pasir tanpa izin di wilayah Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Kamis (17/1/2019).

Setibanya di salah satu galian pasir tak berizin di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin), pegawai di lokasi tambang langsung kaget dan sempat berlarian kocar kacir.

"Ini mana yang punyanya, begini kan kalau sidak pasti kita susah nemuin pemiliknya. Pa, pemiliknya mana galian ini," jelas Uu, saat turun dari mobil di lokasi galian tak berizin kepada salah satu pegawai galian pasir setempat.

Uu mengaku sidak ini sebagai kroscek langsung ke lokasi terkait maraknya galian c ilegal di Kota Tasikmalaya. Dirinya pun diperintahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk terjun langsung ke lapangan.

Baca juga: Dinas ESDM Jabar Klaim Beri Izin Galian C Sesuai Rekomendasi dari Kota Tasikmalaya

"Ternyata kita menemukan memang di dua kecamatan ini banyak galian c ilegal. Ini sebagai bahan kami untuk segera menindaklanjutinya bersama unsur penegak hukum. Hasilnya nanti akan diambil tindakan apa akan dilakukan secepatnya," tambah dia.

Tak berselang lama, muncul pemilik lokasi galian tak berizin tersebut. Uu langsung menanyakan kelengkapan surat izin galian pasir tersebut. Pemilik pun mengaku belum mendapatkan izin untuk galian pasir tersebut. Namun, mereka mengaku di hadapan wakil gubernur izinnya telah habis dan kesulitan mengurus izin.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tadi tanya izinnya mana? Mereka kan tak bisa nunjukkin. Kondisi ini akan kami bahas di Provinsi Jawa Barat bersama lembaga terkait lainnya. Ini harus ada tindakan cepat, karena menyangkut kerusakan lingkungan dan hajat hidup orang banyak," pungkasnya.

Alasan pemilik galian c ilegal

Sementara itu, pemilik galian C yang tak bisa menunjukkan izin, Haji Ade, mengaku kalau pihaknya selama ini menjalankan usaha galian pasir yang memiliki izin galian dari Kota Tasikmalaya sampai tahun 2013.

Namun, saat ada peralihan izin ke Provinsi Jawa Barat, pihaknya merasa kesulitan untuk mengurus perpanjangan izin tersebut.

Baca juga: Polisi Sidak Galian C Ilegal di Kota Tasikmalaya, Minta Percepat Proses Izin

"Sekarang setelah dialihkan ke provinsi aturannya jadi ribet dan mahal. Kita tadi suda sampaikan juga ke pa wakil gubernur langsung keluhan kami," ujar Ade, sekaligus ketua asosiasi tambang pasir di Kota Tasikmalaya, yang anggotanya berjumlah 80 penambang pasir.

Sementara itu, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat bersikukuh yang telah mendapatkan izin galian C di Kota Tasikmalaya hanya dua perusahaan. Sisanya puluhan titik galian pasir yang selama ini beroperasi di Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya, tak memiliki izin alias ilegal.

"Yang sudah memiliki izin galian pasir di Kota Tasikmalaya itu hanya dua perusahaan. Yakni PT Trimukti milik Haji Aa, dan PT Sukses Jaya Mandiri Perkasa milik Hendra Wijaya alias Akiong. Sisanya yang sekarang beroperasi ada sampai puluhan lebih itu ilegal," Jelas Kepala Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, Muji Hartono, saat mendampingi langsung Wakil Gubernur Jabar di lokasi galian C Ilegal. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X