Dinas ESDM Jabar Klaim Beri Izin Galian C Sesuai Rekomendasi dari Kota Tasikmalaya

Kompas.com - 14/01/2019, 10:32 WIB
Lokasi salah satu galian pasir ilegal di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya, Selasa (8/1/2019) KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHALokasi salah satu galian pasir ilegal di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya, Selasa (8/1/2019)


TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, mencatat pemberian izin tambang galian pasir kepada dua perusahaan di sana sesuai rekomendasi kesesuaian tata ruang dari Dinas PUPR Kota Tasikmalaya sebelumnya.

Pemprov Jabar membantah kalau selama ini penyebab hilangnya bukit sebagai resapan air di Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya, sepenuhnya dibebankan kepada dinas provinsi sebagai pemilik kewenangan pemberian izin tambang.

"Begini, dalam pengajuan izin WIUP dan IUP oleh perusahaan tambang, pada poin sebelas harus ada surat keterangan kesesuaian tata ruang dari pemerintah kota/kabupaten (dari Dinas PUPR). Nah, kalau tidak ada rekomendasi dari Kota Tasik, kita juga enggak bisa proses izinnya. Enggak bisa diproses sudah," kata petugas teknis Seksi Pertambangan Air Tanah Cabang Dinas Wilayah VI ESDM Provinsi Jawa Barat, Budhi Kurniawan, Senin (14/1/2019).

Baca juga: Polisi Sidak Galian C Ilegal di Kota Tasikmalaya, Minta Percepat Proses Izin

Bagi dua perusahaan yang telah memiliki izin tambang pasir di Kota Tasikmalaya pun, lanjut Budhi, jika beroperasi di luar koordinat Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang telah ditentukan, sama saja dengan ilegal.

"Izin tambang ini ketat juga. Yang sudah punya izin saja tak bisa menggali pasir di luar koordinat wilayah izinnya. Apalagi, kalau yang pelaku ilegal banyak beroperasi sekarang. Ya, itu yang habiskan bukit dan resapan air hilang penyebab bencana kekeringan di Kota Tasikmalaya," sebut dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, Nanan Sulaksana mengakui, kalau selama ini pihaknya masih mengeluarkan izin rekomendasi surat keterangan kesesuaian tata ruang bagi perusahaan tambang pasir yang akan membuat izin resmi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, surat keterangan kesesuaian tata ruang berasal dari kami. Terakhir mengeluarkan surat keterangan itu hanya satu atas nama CV Anak Sejati," kata Nanan.

Nanan mengatakan, selama ini, Kota Tasikmalaya tidak masuk ke wilayah zona pertambangan dalam tata ruang wilayahnya. Namun, surat keterangan tata ruang itu diperuntukan bagi pengajuan izin kegiatan pertambangan saja.

Baca juga: Wagub Jabar Sebut Galian C Ilegal di Jabar Harus Ditertibkan

"Jadi, kalau zona pertambangan di Kota Tasikmalaya tidak ada. Tapi, masuknya di kegiatan pertambangan. Daerahnya ada di tiga kecamatan, yakni Mangkubumi, Bungursari, dan Indihiang," singkat dia.

Keterangan berbeda diutarakan sebelumnya oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf. Pihaknya mengklaim, wilayahnya saat ini hanya sebagai korban terdampak penambangan pasir ilegal yang marak kembali di Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X