Ini Langkah Pertamina Bersihkan Tumpahan Minyak di Laut

Kompas.com - 12/01/2019, 16:11 WIB
 Tumpahan Minyak, Pertamina Lakukan SterilisasiKOMPAS.com/Suddin Syamsuddin Tumpahan Minyak, Pertamina Lakukan Sterilisasi

PAREPARE, KOMPAS.com - Pertamina melakukan sterilisasi untuk membersihkan tumpahan minyak di laut di wilayah Pare-pare.

Tumpahan minyak yang terjadi pada Kamis (10/1/2019), diduga berasal dari kapal tanker yang mengalami kerusakan saat mendistribusikan BBM di Dermaga Pertamina Parepare, Sulawesi Selatan.

Pembersihan dilakukan oleh tim tanggap darurat PT Pertamina Parepare. Tumpahan minyak mirip solar itu sempat menjadi rebutan warga daerah pesisir, pantai Kelurahan Lakessi dan Kelurahan Wattng Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Baca juga: Warga Berebut Ceceran Minyak Berbau Solar di Laut Parepare


"Kami fokus melakukan sterilisasi dengan menurunkan 20 personel tim penanggulangan. Kami melakukan oil boom yang bertujuan untuk mengurangi rembesan minyak. Sementara, oil dispersant ramah lingkungan bertujuan untuk mengurai minyak di laut, “kata Humas Pertamina Wilayah Sulawesi Haris, Sabtu (12/01/2019)

Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare melakukan investigasi mengenai dampak lingkungan yang akan menganggu biota laut.

DLH Kota Parepare mengambil sampel untuk diteliti dan berharap Pertamina fokus membersihkan pantai agar tak ada dampak lingkungan yang ditimbulkan dari peristiwa ini.


Terkini Lainnya

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional
Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Megapolitan
MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

Megapolitan
Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional

Close Ads X