Cerita Penumpang KA Pangandaran: Pertama Kali Naik Kereta hingga Berburu Tiket Promo

Kompas.com - 04/01/2019, 11:03 WIB
KA Pangandaran Dok. PT KAIKA Pangandaran

BANDUNG, KOMPAS.com – Ruslan (52 tahun) terlihat riang gembira. Ia menenteng tas tangan, memasuki Stasiun Bandung untuk menaiki KA Pangandaran, Kamis (3/1/2019).

“Alhamdulillah neng, akhirnya bapak bisa naik kereta,” ujar Ruslan memulai pembicaraan dengan Kompas.com.

Ruslan mengatakan, seumur hidupnya tidak pernah merasakan naik kereta. Ia lebih sering menghabiskan waktu dengan mobil karena pekerjaannya sebagai sopir truk.

Suatu hari, karena penasaran, ia bercerita pada anak tertuanya yang doyan jalan-jalan. Ia mengatakan ingin jalan-jalan ke tempat indah pakai kereta api.

Baca juga: KA Pangandaran, Langkah Awal Reaktivasi Jalur Kereta Banjar-Pangandaran

“Terus kemarin (Rabu) anak saya bilang, pak hayu ke Pangandaran. Lalu saya bilang, capek jang kanu mobil mah (capek nak kala pakai mobil),” tuturnya.

“Si Ujang malah ketawa. Dia bilang, kita pake kareta turun di Banjar, terus nanti pake bus Budiman ke Pangandaran,” ucapnya.

Betapa senangnya ia mendengar ucapan sang anak. Ia dan istrinya lalu beres-beres seadanya. Sedangkan anaknya menyiapkan kebutuhan penginapan selama di Pangandaran, dan lainnya.

“Ternyata enakeun naik kereta teh. Apalagi saya dapat yang kelas eksekutif. Terus di jalan, masya Allah indah pisan neng Jabar Selatan teh,” ungkapnya.

Baca juga: Dalam Sekejap, Tiket Promo KA Pangandaran Minggu Ini Ludes Terjual

Kompas.com beberapa waktu lalu melewati jalur Bandung-Banjar. Sepanjang perjalanan, pengguna kereta api akan disuguhi bentangan sawah yang dikelilingi pegunungan.

Ada pula pemandangan hutan, jembatan, hingga perkampungan warga. Di beberapa titik, akan terlihat landscape yang sayang jika dilewatkan untuk pecinta fotografi.

Apalagi jika mengambil kereta pagi, cahaya matahari yang belum terik membuat pemandangan semakin indah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Regional
Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Regional
Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Regional
TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X