Puting Beliung di Kabupaten Cirebon, 1 Tewas dan Belasan Luka - Kompas.com

Puting Beliung di Kabupaten Cirebon, 1 Tewas dan Belasan Luka

Kompas.com - 31/12/2018, 05:53 WIB
Ilustrasi puting beliung KOMPAS.com/M WISMABRATA Ilustrasi puting beliung

BANDUNG, KOMPAS.com - Satu orang tewas dalam terjangan puting beliung di Desa Panguragan Kulon Kecamatan Pangurangan Kabupaten Cirebon, Minggu (30/12/2018).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho."Satu orang meninggal dunia," tulis Sutopo dalam keterangan singkatnya.

Peristiwa puting beliung ini terjadi pada Minggu (30/12/2018) sekira pukul 15.30 WIB. Puting beliung terjadi jelang hujan di daerah Cirebon.

Selain memakan korban jiwa dan luka-luka, puting beliung juga merusakan ratusan rumah di wilayah tersebut. "Dampaknya 165 Rumah - 2 Mushola (rusak)," tuturnya.

Baca juga: Pencairan Bantuan Keuangan Korban Puting Beliung Tergantung Proposal Pemkot Bogor

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan instansi terkait untuk melakukan pendataan wilayah terdampak di sekitar lokasi kejadian. "?Kondisi sebagian listrik mati dan masih dalam perbaikan," ucapnya.

"BPBD dalam hal ini terus menghimbau pada masyarakat apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center (0231) 8309887," imbuhnya.

Curah hujan tinggi

Sementara itu, Pusdalops BPBD Jabar Budi Budiman mengatakan, kejadian tersebut diakibatkan tingginya curah hujan sejak siang sampai sore malam hari di Kabupaten Cirebon.

Dampaknya, ratusan rumah mengalami kerusakan, serta satu orang meninggal dan belasan orang luka-luka.

"Satu orang meninggal dunia atas nama Herdi (3), 17 orang luka ringan dan lima korban dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Sementara saat ini, katanya, ada sekitar 165 kepala keluarga yang diungsikan ke Masjid Baiturohman. "Kondisinya saat ini masih mati lampu," jelasnya.


Terkini Lainnya

Thailand Gelar Pemilihan Umum pada 24 Maret

Thailand Gelar Pemilihan Umum pada 24 Maret

Internasional
Timses Optimistis Program Perpajakan Prabowo-Sandiaga Didukung Pelaku Usaha

Timses Optimistis Program Perpajakan Prabowo-Sandiaga Didukung Pelaku Usaha

Nasional
Dewi Perssik Diperiksa 4,5 Jam atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Dewi Perssik Diperiksa 4,5 Jam atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Masih Ada Pemilih yang 'Mendua', Tim Jokowi-Ma'ruf Akan 'Door to Door'

Masih Ada Pemilih yang "Mendua", Tim Jokowi-Ma'ruf Akan "Door to Door"

Nasional
Tim SAR Kembali Temukan 3 Jasad Korban Longsor, Total 11 Korban Tewas di Gowa

Tim SAR Kembali Temukan 3 Jasad Korban Longsor, Total 11 Korban Tewas di Gowa

Regional
Kasus DBD di Januari 2019 di DKI Naik Hampir Dua Kali Lipat dari Januari 2018

Kasus DBD di Januari 2019 di DKI Naik Hampir Dua Kali Lipat dari Januari 2018

Megapolitan
Tebing Longsor, Seorang Penambang Pasir Tewas, Empat Lainnya Terluka

Tebing Longsor, Seorang Penambang Pasir Tewas, Empat Lainnya Terluka

Regional
6 Fakta Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Ciamis, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

6 Fakta Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Ciamis, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

Regional
Bos PT Nila Alam Mengaku Ketakutan Saat Didatangi Puluhan Anggota Kelompok Herculesa

Bos PT Nila Alam Mengaku Ketakutan Saat Didatangi Puluhan Anggota Kelompok Herculesa

Megapolitan
[HOAKS] Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Jawa Timur

[HOAKS] Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Jawa Timur

Regional
3 Faktor Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng Menurut Polda Jatim

3 Faktor Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng Menurut Polda Jatim

Regional
Bawaslu Telusuri Dana Rp 2 Miliar yang Digunakan Jokowi untuk Beli Sabun

Bawaslu Telusuri Dana Rp 2 Miliar yang Digunakan Jokowi untuk Beli Sabun

Nasional
Wali Kota Hendi Ajak Ibu-ibu Pengajian Bangun Kota Semarang

Wali Kota Hendi Ajak Ibu-ibu Pengajian Bangun Kota Semarang

Regional
Usai Diklarifikasi Inspektorat Pemprov Jatim, Wabup Trenggalek Irit Bicara

Usai Diklarifikasi Inspektorat Pemprov Jatim, Wabup Trenggalek Irit Bicara

Regional
China Tuduh AS Lakukan 'Bullying' atas Upaya Ekstradisi Bos Huawei

China Tuduh AS Lakukan "Bullying" atas Upaya Ekstradisi Bos Huawei

Internasional

Close Ads X