Ifan Seventeen Trauma Dengar Suara Sirene Ambulans dan Naik Panggung

Kompas.com - 29/12/2018, 08:21 WIB
BERDOA--Vokalis Band Seventeen, Ifan (empat dari kanan) ikut rangkaian kirim doa bersama orang tua, keluarga almarhumah istrinya, Dylan Sahara dan warga di kediaman mertuanya di Kota Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu ( 28/12/2018) malam. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI BERDOA--Vokalis Band Seventeen, Ifan (empat dari kanan) ikut rangkaian kirim doa bersama orang tua, keluarga almarhumah istrinya, Dylan Sahara dan warga di kediaman mertuanya di Kota Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu ( 28/12/2018) malam.

PONOROGO, KOMPAS.com - Kendati bencana tsunami di Anyer sudah terjadi seminggu lalu, vokalis band Seventeen, Ifan, masih trauma bila mendengar suara sirene ambulans.

Ifan merasakan bulu kuduknya berdiri dan merinding bila mendengar suara sirene ambulans pasca-tsunami menewaskan istrinya, Dylan Sahara Puteri, dan tiga personel bandnya.

Baca juga: Pemprov Sumsel Kirm 21 Ton Beras ke Lokasi Tsunami Selat Sunda di Lampung

"Sampai sekarang kalau mendengar suara sirene ambulans aku masih merinding. Apalagi tiga hari aku nonstop selalu mendengar suara sirene ambulans. Mungkin ini bentuk penolakan badanku terhadap hal-hal yang tidak menyenangkan," kata Ifan saat ditemui di rumah almarhumah istrinya di jalan Yos Sudarso No 26, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (28/12/2018) malam.

Rasa duka mendalam masih menyelimuti Ifan. Vokalis Seventeen itu tak mampu menyembunyikan kedukaannya setelah ditinggal istrinya, Dylan Sahara Puteri, serta tiga personel band dan manajernya dalam bencana tsunami tersebut.

Tak hanya suara sirene ambulans, Ifan juga trauma bila harus naik panggung untuk bermusik.

Ia merasa tak kuat berdiri di panggung karena tiga personel bandnya, Bani, Andi, Herman dan manajernya Oki meninggal dunia.

"Mungkin namanya trauma, tapi begitulah. Aku merinding kalau mendengar ambulans, apalagi lihat panggung. Kalau aku lihat panggung tidak berani, apalagi aku harus naik panggung, pegang mik, dan aku lihat tidak ada saudaraku di sampingku," kata Ifan.

Dari kondisi di lokasi pada Jumat malam, suasana berkabung masih tampak di rumah Dylan.

Baca juga: Shelter Tsunami Labuan, Dibangun Tapi Tidak Berfungsi karena Korupsi

Ratusan jamaah tahlilan yang terdiri dari masyarakat dan santri tampak mulai berdatangan sekitar pukul 19.15 WIB.

Tak hanya itu, puluhan karangan bunga ucapan dukacita dari sejumlah kerabat dan sahabat tampak berjejer di halaman depan rumah Dylan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Regional
Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Regional
Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X