Kecamatan Labuan di Pandeglang Dilanda Banjir, Ratusan Warga Dievakuasi

Kompas.com - 26/12/2018, 17:45 WIB
Bajir merendam dua perkampungan di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Rabu (26/12/2018). Empat hari lalu, kawasan ini juga menjadi wilayah terdampak tsunami Selat Sunda. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDIN Bajir merendam dua perkampungan di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Rabu (26/12/2018). Empat hari lalu, kawasan ini juga menjadi wilayah terdampak tsunami Selat Sunda.

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Badan Sar Nasional (Basarnas) mengevakuasi ratusan warga yang terdampak banjir di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Warga yang dievakuasi berasal dari dua pemukiman padat penduduk yakni Kampung Panguseupan dan Kampung Masjid.

Koordinator Potensi Pencarian dan Pertolongan Tsunami dari Basarnas, Agus Wiradi, mengatakan warga mulai dievakuasi mulai pukul 11.00 WIB. Saat itu ketinggaian air sudah setinggi pinggang orang dewasa.

"Ada 300 warga yang diungsikan dari dua kampung, sementara mereka ditempatkan di kantor Polsek Labuan," kata Agus kepada Kompas.com, Rabu (26/12/2018).

Sebagian warga yang diungsikan, merupakan korban tsunami Selat Sunda yang baru saja kembali dari pengungsian.

Baca juga: Sembilan Kecamatan di Pandeglang Banjir, Termasuk Labuan

 

Menurut Agus, sebelummya, mereka menolak untuk dibawa ke pengungsian kembali, namun kondisi air yang semakin tinggi, membuat evakuasi ke pengungsian harus dilakukan.

Agus yang berasal dari Tim Cakrawala Crisis Center Potensi Basarnas menyebut, banjir di Labuan disebabkan oleh hujan yang terjadi sejak Selasa (25/12/2018) sore.

Debit air yang besar dari hulu, serta laut yang tengah pasang, menyebabkan sungai meluap.

"Pukul 01.00 WIB dini hari air sudah naik 21 cm, dan pada pagi hari, luapan air cukup cepat, dalam setengah jam naik 30 cm," ujar Agus.

Baca juga: Kecamatan Sumur dan Labuan di Pandeglang Jadi Fokus PMI Lakukan Penanganan Pasca-tsunami

Evakuasi korban banjir Labuan, kata Agus, tidak menganggu proses evakuasi korban tsunami di pesisir Pantai Pandeglang dan Serang yang dilakukan oleh Basarnas.

"Basarnas punya tim cadangan untuk digerakan, atas petunjuk dari Basarnas Banten, kami turunkan 15 personel untuk evakuasi korban banjir di Labuan," kata dia.

9 Kecamatan terdampak banjir

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang, Asep Rahmat, mengatakan, ada sembilan kecamatan di Pandeglang yang terdampak banjir yakni Munjul, Labuan, Bojong, Pagelaran, Sukaresmi, Angsana, Panimbang, Sobang dan Patia.

Sebagian kecamatan tersebut, merupakan wilayah yang terdampak bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

Baca juga: Ke Pandeglang, Maruf Amin Bawa Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalintim Palembang-Ogan Ilir, Ayah dan Anak Tewas di TKP

Kecelakaan Maut di Jalintim Palembang-Ogan Ilir, Ayah dan Anak Tewas di TKP

Regional
Motor Tabrak Truk, Ibu dan Dua Anak yang Dibonceng di Depannya Tewas

Motor Tabrak Truk, Ibu dan Dua Anak yang Dibonceng di Depannya Tewas

Regional
Sejumlah Kiai Sepuh di Semarang Kecewa, Diundang Diskusi Covid-19 Malah Dicatut Dukung Paslon

Sejumlah Kiai Sepuh di Semarang Kecewa, Diundang Diskusi Covid-19 Malah Dicatut Dukung Paslon

Regional
Gubernur Riau Beri Smartphone untuk Anak yang Viral Bikin Konten Pakai Masker

Gubernur Riau Beri Smartphone untuk Anak yang Viral Bikin Konten Pakai Masker

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Bener Meriah Tutup 17 Sekolah

Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Bener Meriah Tutup 17 Sekolah

Regional
Mudik dari Palembang Lalu Pergi ke Solo, Pria Ini Terpapar Corona

Mudik dari Palembang Lalu Pergi ke Solo, Pria Ini Terpapar Corona

Regional
Isolasi Mandiri Ketat Warga dari Luar Kota, Toraja Utara Kini Hampir Nol Kasus Covid-19

Isolasi Mandiri Ketat Warga dari Luar Kota, Toraja Utara Kini Hampir Nol Kasus Covid-19

Regional
Viral Lomba Voli Timbulkan Kerumunan dan Dibubarkan Polisi, Panitia Kembalikan Uang Tiket Penonton

Viral Lomba Voli Timbulkan Kerumunan dan Dibubarkan Polisi, Panitia Kembalikan Uang Tiket Penonton

Regional
Tekan Jumlah Kematian akibat Covid-19, Dinkes NTB 'Screening' Lansia

Tekan Jumlah Kematian akibat Covid-19, Dinkes NTB "Screening" Lansia

Regional
Pameran Seni Rupa 'Sugih Ora Nyimpen', Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Pameran Seni Rupa "Sugih Ora Nyimpen", Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Regional
Putra Wali Kota Jambi Meninggal akibat Covid-19, Kegiatan yang Langgar Protokol Kesehatan akan Dibubarkan

Putra Wali Kota Jambi Meninggal akibat Covid-19, Kegiatan yang Langgar Protokol Kesehatan akan Dibubarkan

Regional
Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel karena Nekat Disewakan Saat PSBB

Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel karena Nekat Disewakan Saat PSBB

Regional
12 Tenaga Medis RSUD Jambi Positif Covid-19, Layanan ICU hingga Radiologi Ditutup

12 Tenaga Medis RSUD Jambi Positif Covid-19, Layanan ICU hingga Radiologi Ditutup

Regional
Berkumpul hingga Larut Malam, Ratusan PSK di Babel Digiring ke Kantor Polisi

Berkumpul hingga Larut Malam, Ratusan PSK di Babel Digiring ke Kantor Polisi

Regional
Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Penantang Petahana di Malang Maksimalkan Platform Digital

Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Penantang Petahana di Malang Maksimalkan Platform Digital

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X