Beli BBM Subsidi Pakai Jeriken, Dua Warga Diamankan Polisi

Kompas.com - 10/12/2018, 21:48 WIB
Ilustrasi SPBU KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi SPBU

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Dua pembeli bahan bakar minyak ( BBM) subsidi yang memakai jeriken diamankan polisi dari SPBU Pertamina 24-33168 Soekarno Hatta, Girimaya, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (10/12/2018).

Barang bukti berupa 78 liter premium diboyong ke Mapolsek Bukit Intan, untuk proses hukum lebih lanjut.

"Ada laporan terkait aktivitas penimbunan BBM bersubsidi dari salah satu SPBU. Kami ke lokasi dan diamankan dua pelaku," kata Kapolsek Bukit Intan AKP M Adi Putra.


Baca juga: BBM Sulit Didapatkan, Kendaraan di Polewali Mandar Antre dari Siang hingga Malam

Dia menuturkan, selama ini banyak keluhan karena antrean panjang dan premium cepat habis. Masyarakat umum tidak kebagian lagi untuk pengisian premium kendaraan mereka.

Terduga pelaku BD dan ZK, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Keduanya tercatat sebagai warga Penagan Mendo Barat dan Semabung Pangkal Pinang.

Selain itu, dua petugas SPBU juga dipanggil namun masih sebagai saksi. "Kasus ini masih kami selidiki soal keterkaitan SPBU dengan pelaku penimbunan," beber Adi.

Beberapa waktu sebelumnya, kelangkaan BBM terjadi di Pangkal Pinang.

Baca juga: Di Papua, Pertamina Siapkan Satgas BBM untuk Natal dan Tahun Baru 2019

Pihak Pertamina melalui pengawas teknik depot Pangkal Balam, Dedi Supriadi berdalih, kelangkaan karena adanya pendangkalan muara sungai dan aktivitas penimbunan BBM untuk tambang timah inkonvensional.

Selain pengerit BBM untuk tambang, BBM subsidi kerap dibeli untuk kebutuhan pedagang minyak eceran (ketengan).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Regional
Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X