Kompas.com - 08/12/2018, 10:30 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim Opsnal Polsek Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau, menangkap enam tersangka kasus narkotika.

Para tersangka terdiri dari empat pemuda pemakai dan dua wanita pengedar sabu-sabu.

"Empat pelaku laki-laki berinisial RB (21), VK (22), AN (24) dan YD (20). Keempat pelaku warga Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Sedangkan dua wanita berinisial NF (30) ibu rumah tangga juga warga Siak Hulu dan IR (40) warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru," kata Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira, kepada wartawan, Sabtu (8/12/2018).

Dia mengungkapkan, keenam pelaku ditangkap pada Kamis (6/12/2018) di lokasi berbeda.

Baca juga: Disuruh Pacar, Gadis Berparas Ayu Ini Nekat Edarkan Sabu-sabu

Empat pemuda ditangkap sedang pesta sabu-sabu di sebuah rumah di Jalan Sekolah, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.

"Dari empat pelaku ini, petugas menemukan dua paket sabu-sabu dan alat isap sabu (bong). Mereka ini ditangkap sedang pesta narkoba," kata Andri.

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut dia, keempat pelaku mengaku mendapat barang haram itu dari NF seorang ibu rumah tangga.

"Hasil pengembangan, NF ditangkap di rumahnya di Desa Kubang Jaya, Siak Hulu. Wanita ini diduga pengedar narkoba," sebut Andri.

Berdasarkan keterangan NF, sabu-sabu tersebut diperoleh dari seorang wanita berinisial IR warga Jalan Purwodadi, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

"Setelah dikembangkan lagi, petugas menangkap satu wanita yang juga diduga pengedar sabu-sabu," kata Andri.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polresta Surakarta Amankan 19 Penyalahguna Narkoba

Dia menambahkan, pengungkapan kasus narkotika ini berdasarkan laporan masyarakat bahwa sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Siak Hulu.

Sehingga, petugas Polsek Siak Hulu melakukan penyelidikan hingga berhasil membekuk enam orang pelaku tersebut.

"Pelaku saat ini ditahan di Polsek Siak Hulu. Pelaku kita jerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara," kata Andri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.