Kapolda dan Pangdam Akan Pimpin Langsung Penangkapan KKB di Nduga Papua - Kompas.com

Kapolda dan Pangdam Akan Pimpin Langsung Penangkapan KKB di Nduga Papua

Kompas.com - 07/12/2018, 21:18 WIB
Aparat TNI yang melalukan pengejaran terhadap kelompok KKB di NdugaJohn Roy Purba/Istimewa Aparat TNI yang melalukan pengejaran terhadap kelompok KKB di Nduga

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin Siregar bersama Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring akan memimpin langsung operasi penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di wilayah Nduga Papua.

Seperti diketahui, KKB di bawah komando Egianus Kogoya melakukan penyerangan terhadap para pekerja PT Istaka Karya yang tengah melaksanakan pembangunan jembatan Jalan Trans Papua di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12/2018).

Akibat peristiwa itu, 15 karyawan PT Istaka Karya dan 1 pegawai PUPR meninggal dunia serta 5 orang lainnya masih belum diketahui kondisinya.

Sementara di Distrik Mbua, kelompok KKB melakukan penyerangan terhadap pos TNI di sana. Satu anggota TNI meninggal dunia dan 1 anggota luka-luka.

“Beberapa hari ini kami fokus evakuasi terhadap korban yang selamat dan yang meninggal dunia, hingga tadi kami kembalikan jenazahnya ke kampung halaman mereka masing-masing. Rencananya besok Kapolda dan Pangdam dari Timika akan bertolak kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya bersama tim,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (7/12/2018) malam.

Baca juga: Selamat dari Serangan KKB di Nduga Papua, 1 Warga Garut Dievakuasi ke Wamena

Kamal menjelaskan, beberapa hari ini semua pihak fokus terhadap proses evakuasi terhadap para korban yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Mulai besok kami akan fokus mencari sisa korban lainnya. Namun, kami juga akan melalukan pengejaran terhadap para kelompok KKB, untuk meminta pertanggungjawaban atas perbuatan mereka,” katanya.

Kapolda dan Pangdam, lanjut Kamal, mulai besok akan kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk memimpin secara langsung pengejaran terhadap para pelaku. Bahkan, kedua pimpinan aparat penegak hukum itu akan bertolak ke lokasi kejadian.

“Rencananya Kapolda dan Pangdam akan bertolak ke Nduga, untuk memimpin secara langsung pengejaran terhadap para pelaku pelaku. Di sini TNI hanya memback up aparat kepolisian, yang melalukan penegakan hukum,” ujarnya.

Sampai sejauh ini, ungkap Kamal, personel Polri dan TNI masih menguasai wilayah Nduga khususnya Puncak Kabo dan Distrik Mbua, lokasi para karyawan PT Istaka Karya dibunuh.

“Personel kami sampai sejauh ini terus berupaya mengejar mereka. Hanya karena kondisi medan lebih dikuasai oleh para kelompok ini, membuat kami mendapat kendala untuk menangkap mereka,” pungkasnya.

Kompas TV Penyerangan kelompok bersenjata di Bukit Kabo, Kabupaten Nduga, Papua, membuat proyek pembangunan Trans Papua terhenti. Demi infrastruktur di Papua, Panglima TNI memastikan proyek Trans Papua akan berlanjut pekan depan.

 


Terkini Lainnya

Tahun Ini, China Selesaikan Pembangunan 88 Gedung Pencakar Langit Baru

Tahun Ini, China Selesaikan Pembangunan 88 Gedung Pencakar Langit Baru

Internasional
Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Internasional
Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Internasional
Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Regional
Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Megapolitan
Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Nasional
PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

Nasional
Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Regional
Bersiap, 'Agen-agen KPK' akan Sambangi Sekolah!

Bersiap, "Agen-agen KPK" akan Sambangi Sekolah!

Edukasi
Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Regional
KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

Nasional
Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Megapolitan
Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Regional
Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Nasional

Close Ads X