Di Balik Bencana Puting Beliung di Kota Bogor, Seorang Ibu Meninggal hingga Imbauan Petugas - Kompas.com

Di Balik Bencana Puting Beliung di Kota Bogor, Seorang Ibu Meninggal hingga Imbauan Petugas

Kompas.com - 07/12/2018, 18:18 WIB
Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas karena mobilnya tertimpa pohon tumbang.dok. BNPB Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas karena mobilnya tertimpa pohon tumbang.

KOMPAS.com - Angin puting beliung melanda sejumlah wilayah di Batutulis, Bogor bagian selatan, pada pukul 15.00 WIB, hari Kamis (6/12/2018).

Akibatnya, 4 mobil tertimpa pohon tumbang dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Satu orang warga bernama Eni Retno (46) meninggal dunia setelah tertimpa pohon menimpa mobilnya. Saat itu korban berada di dalam mobil tersebut.

Berikut ini fakta di balik bencana puting beliung di Bogor:

1. Satu orang tewas, puluhan rumah rusak, dan sejumlah mobil ringsek

Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas.dok BNPB Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, puting beliung yang disertai hujan deras menyebabkan pohon-pohon tumbang di Kelurahan Cipaku, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawanggintung.

"Data sementara, sebanyak 50 unit rumah mengalami kerusakan. Diperkirakan, jumlah rumah rusak akan bertambah," tutur Sutopo seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis sore.

Selain itu, Sutopo menambahkan ada salah seorang warga tewas setelah tertimpa pohon tumbang.

"Korban meninggal dunia atas nama Eni Retno. Saat mau jemput anaknya pulang sekolah, mobilnya tertimpa pohon tumbang," tutur Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Kamis malam.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Pohon, Ibu di Bogor Tewas Saat Jemput Anak ke Sekolah

2. Empat wilayah di Bogor terkena dampak puting beliung

Ilustrasi rumah rusakKOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO Ilustrasi rumah rusak

Angin puting beliung disertai hujan deras memporakporandakan setidaknya empat wilayah di selatan Kota Bogor, Jawa Barat.

Keempat wilayah itu adalah Kelurahan Cipaku, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawanggintung.

"Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Bogor dibantu TNI, Polri dan Tagana melakukan pendataan, evakuasi korban dan mobil serta pemotongan dan pembersihan pohon yang tumbang," tambah Sutopo.

Baca Juga: Marak Kasus Prostitusi, Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

3. Penjelasan BMKG terkait bencana puting beliung

IlustrasiTHINKSTOCKPHOTOS.com/ABykov Ilustrasi

Kepala Stasiun BMKG Bandung Toni Sukma Wijaya menjelaskan kondisi atmosfer berdasarkan citra satelit himawari, antara pukul 14.30 - 15.30 WIB terpantau awan konvektif dengan jenis Cumulonimbus meliputi wilayah kota Bogor bagian selatan.

"Awan tersebut dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, puting beliung serta kilat atau petir," ujar Toni melalui pesan singkatnya, Jumat (7/12/2018).

Alhasil, pusaran angin lemah di Selat Sunda sebelah barat Jawa Barat membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) dan perlambatan angin di wilayah Jawa Barat.

"Hal ini mendukung terbentuknya suplai awan hujan di wilayah Jawa Barat," tuturnya.

Baca Juga: Puting Beliung Landa Bogor, Satu Orang Tewas, 50 Rumah Rusak

4. Lakukan ini bila ada ancaman puting beliung

Ilustrasi cuaca.bmkg.go.id Ilustrasi cuaca.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, ke depan berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, kilat, atau petir di wilayah Bogor.

Meski begitu, Toni mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada, serta menjauhi pohon-pohon yang rindang atau bangunan-bangunan yang rapuh.

"Usahakan tidak keluar rumah di saat hujan lebat disertai angin kencang, petir atau kilat. Bagi pengendara motor agar menghindari genangan air dan tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat disertai angin," pesan Toni.

Baca Juga: Ini Kata BMKG soal Angin Puting Beliung di Batutulis Bogor

Sumber: KOMPAS.com (Agie Permadi)



Close Ads X