Iuran Jasa Bus Sekolah di Desa Ini Wajib Berupa Sampah Plastik

Kompas.com - 07/12/2018, 13:51 WIB
Bantuan bus untuk Desa Cupat, Bangka Barat, Jumat (7/12/2018). KOMPAS.com/HERU DAHNURBantuan bus untuk Desa Cupat, Bangka Barat, Jumat (7/12/2018).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sebanyak dua unit bus untuk operasional sekolah dihibahkan kepada pemerintahan Desa Cupat, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

Siswa maupun warga desa yang menggunakan jasa bus diharuskan membayar iuran bulanan dalam bentuk sampah plastik.

"Dua unit bus untuk digunakan mengangkut siswa ke sekolah. Wajib nanti bulanannya menyerahkan sampah plastik di kantor desa ini," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, di Desa Cupat, Jumat (7/12/2018).

Baca juga: Wali Kota Semarang Beri Bantuan Empat Bus Sekolah

Dia menuturkan, bentuk dan jumlah sampah plastik yang harus diserahkan diatur oleh pemerintahan desa tersebut.

Desa juga diharuskan membuat tempat penampungan yang nantinya diambil secara berkala oleh tim provinsi.

"Selain sampah plastik, aturan lain tidak boleh anak menggunakan sepeda motor lagi. Dengan bus ini, bersama-sama ke sekolah dan lebih disiplin," ujar dia.

Kepala Desa Cupat Martaridi menerima langsung bus hibah tersebut di kantor desa.

Semula bus dihibahkan satu unit, namun secara spontan ditambah gubernur satu unit lagi dengan pertimbangan kebutuhan.

"Kami akan sosialisasi dulu ke warga terkait aturan penggunaan bus ini. Tahun pertama masih ditanggung provinsi, selanjutnya kan harus mandiri," ujar dia.

Baca juga: Cerita Bocah Ena Merangkak Keluar dari Bus Sekolah yang Masuk Jurang

Desa Cupat merupakan potret daerah tambang yang masyarakatnya heterogen.

Daerah di pelosok Bangka Barat itu menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan untuk menerima bantuan bus sebagai sarana transportasi.

Lebih dari 20 unit bus diterima Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dalam program corporate social responsibility (CSR) perusahaan tambang yang kemudian dibagikan kepada daerah yang membutuhkan.

Kompas TV Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari mulai menjadi sebuah permasalahan yang serius. Polusi sampah plastik memapar tak hanya daerah urban, tetapi juga mencapai pelosok kampong, taman nasional, hingga pesisir pantai.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.